Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

29.5.16

, ,

10 Penampilan Reza Rahadian yang Paling Berkesan

Share
Photo credit: Movie.co.id

Kalo lo ga tau siapa itu Reza Rahadian, lo pasti bukan penonton film Indonesia. Tapi kalo lo tau Reza Rahadian, berarti mungkin lo adalah satu dari sekian banyak orang yang bosan melihat nama Reza Rahadian terus menerus ada di poster film Indonesia. Tapi lo juga pasti tau, semuak-muaknya lo liat nama dia, lo ga bisa memungkiri fakta bahwa akting Reza Rahadian memang sangat keren adanya. 

Semenjak berkarir di dunia perfilman 9 tahun yang lalu, Reza Rahadian sudah bermain dalam 34 film, plus setidaknya 2 film lagi yang akan tayang tahun ini. Bukan itu saja, ia pun sudah meraih 3 kemenangan dan 8 nominasi di Festival Film Indonesia. Belum lagi, 9 dari film yang dimainkannya masuk dalam daftar teratas box office Indonesia. WOW! Bisa dibilang, Reza Rahadian adalah salah satu aktor papan atas terbaik di Indonesia, yang bukan cuma punya kualitas, tapi juga bisa "jualan".

Berbagai genre film sudah dijalaninya, mulai dari horror, drama, drama romantis, drama komedi, thriller, hingga action. Namun, bukan hanya keragaman genre yang membuatnya hebat, tapi juga kemampuannya yang selalu berhasil menjelma menjadi berbagai karakter yang dimainkannya. Inilah mengapa Reza Rahadian begitu dikagumi dan terus dipilih para sutradara untuk bermain dalam film-filmnya.

Dari sekian banyak filmnya, gue memilih 10 film dengan akting Reza yang paling berkesan, berdasarkan tahun rilisnya:

1. Perempuan Berkalung Sorban (2009)
Ini adalah film ke-3 Reza, tapi ini adalah film pertama di mana penonton film Indonesia "diperkenalkan" pada sesosok aktor hebat yang kini telah menjadi "wajah" dari perfilman Indonesia. Berperan sebagai suami yang diktator dan ringan tangan, Reza berhasil menjadi orang yang sangat menyeramkan. Karena perannya ini, Reza pun berhasil membawa pulang Piala Citra pertamanya sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik pada FFI 2009.



2. Hari Untuk Amanda (2010)
Walaupun sudah membawa Piala Citra pertamanya di tahun sebelumnya, Reza tidak langsung melenggang sebagai pemeran utama di film berikutnya. Semua butuh proses. Semua butuh waktu.

Ada satu scene Reza di Hari Untuk Amanda yang masih membekas dengan jelas di ingatan gue. Adalah adegan di kantor polisi, di mana Reza sedang melaporkan Amanda yang “hilang”, dan Reza marah-marah ke Pak Polisinya. Scene ini bisa dilihat di menit ke 2:39 onwards. Manis banget deh dia di sini.


3. 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta (2010)
Hanya satu tahun berselang, Reza Rahadian berhasil membawa pulang Piala Citra lagi, dan kali ini, untuk kategori Pemeran Utama Terbaik. Hooraay! Di 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta ini, Reza berperan sebagai pemuda Muslim yang jatuh cinta pada seorang gadis Katolik. Walau film ini bergenre drama, tapi bakat komedi Reza mulai terlihat di sini. Aktingnya yang lepas dan bisa menunjukan berbagai sisi emosi, ditambah dengan cerita yang menarik, membuat penonton terbius oleh penampilan Reza yang ciamik.


4. Perahu Kertas (2012)
Walaupun sudah membawa pulang 2 Piala Citra, dan salah satunya sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik pula, tapi ternyata Reza tetap mau mengambil peran pendukung, seperti di Perahu Kertas ini. Di sini, ia berperan sebagai Remi, bos-nya Kugy yang benernya ga penting-penting amat perannya. Semacam menjadi godaan, tapi kita tau seberapa kuat radar Neptunus-nya Kugy ke Keenan, kan. But... yang menjadi highlight gue adalah betapa gantengya Reza di film ini. MASYAALLAH. Kalo sampe lo ga bilang dia ganteng di sini, then I don’t know what ganteng is to you. Apalagi pas dia bilang, “Jangan panggil Bapak, panggil aja Remi,” – Aww.. How I wish he were my boss… Ga bisa konsen kerja gua kayaknya tiap hari.


5. Habibie & Ainun (2012)
Menjadi film terlaris di Indonesia pada tahun 2012 dengan 4.5juta penonton, film ini lah yang membawa Reza memenangkan Piala Citra untuk yang ke-3 kalinya. Gimana ngga menang, Reza Rahadian berhasil menjelma menjadi Pak Habibie dengan sempurna. Ia berhasil menghidupkan sosok Pak Habibie lewat gestur dan cara bicaranya serta logatnya yang luar biasa.



6. Finding Srimulat (2013)
Satu hal yang gue kagumi dari Reza Rahadian: dia ngga pernah “malu” untuk main di “film kelas B” atau jadi pemeran pendukung, walaupun namanya sudah sangat besar. Apalagi di tahun sebelumnya ia memerankan seorang tokoh besar di film besar pula.

Di Finding Srimulat, ia berperan sebagai pemuda yang begitu cinta pada Srimulat, hingga ia mengorbankan keluarganya demi membuat Srimulat bisa pentas kembali. Filmnya terasa sangat personal, dan Reza berhasil menyampaikan emosi itu dengan sangat baik.

Btw, trailer ini masih menjadi salah satu trailer film Indonesia terbaik yang pernah gue liat. Dan filmnya juga masih jadi salah satu film Indonesia yang paling gue sukai hingga kini.


7. Strawberry Surprise (2014)
Sejujurnya, gue ga tau kenapa Reza Rahadian dan Acha Septriasa mau main film ini. Ceritanya biasa aja, gambarnya jelek, art-nya jelek, tim make up-nya masyaallah. Long story short, film ini adalah visual disaster for the eyes. Reza sedikit menyelamatkan film ini lewat aktingnya yang tetap charming, ga peduli seburuk apapun filmnya. Kalo ga ada Reza, ga ada sedikit pun hal bagus dari film ini. 


8. Kapan Kawin? (2015)
Seperti gue bilang sebelumnya, sebetulnya bakat komedi Reza sudah mulai terlihat sejak 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta. Tapi percaya ngga percaya, dari sekian banyak film Reza, baru di Kapan Kawin? Reza bermain film komedi. Not purely comedy, tapi peran Reza di sini sangat comedic, and he nailed it perfectly. Dan gantengnya tentu menambah poin lebih. 


9. Talak 3 (2016)
Lagi-lagi Reza membuat gue kagum. Setelah 3 Citra dan film mega box-office yang sekarang bahkan mau dibikin Universe-nya biar kayak Marvel, seorang Reza Rahadian tetap mau mengambil peran pendukung dalam sebuah film. Dan yang bikin gue salut banget adalah bagaimana Reza bisa “menekan” presence-nya, sehingga ia tidak “menutupi” spotlight pemeran utama yang adalah Vino G. Bastian di film Talak 3 ini.


10. My Stupid Boss (2016)
Peran Reza di sini adalah acting brilliance at its best. Kalau Kapan Kawin adalah film romantic-comedy pertamnya, maka My Stupid Boss adalah film full-comedy pertama Reza, and it seems like he was actually born for it. How he transformed as Bossman, bos super bodoh yang bikin karyawannya kesel setengah mati, tapi bikin penonton ngakak tak henti-henti, adalah kunci keberhasilan film ini. Kenapa? Karena dari segi cerita, sebetulnya film ini ga selucu itu, tapi Reza berhasil menunjukkan apa yang seharusnya ditunjukkan, dan menyampaikan komedinya dengan tepat sasaran. Kalo dia ga dapet Piala Citra untuk film ini, I don’t know who will. 


Setelah My Stupid Boss, masih ada 2 film Reza lagi yang patut dinanti tahun ini. Ada Rudy Habibie yang akan menjadi film lebaran, dan 3 Srikandi yang akan tayang satu bulan setelahnya. 2 film ini juga kayaknya akan membuat Reza masuk nominasi Piala Citra lagi deh, hahaha. Kalau sebelumnya ia hanya bisa mendapatkan 2 nominasi di tahun yang sama, mungkin ini akan jadi kali pertama dia mendapatkan 3 nominasi dan membawa pulang 2 di antaranya?

Mungkin saja...

1 comments: