Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

26.12.14

, , , , , , , , , , , , ,

Review: Pendekar Tongkat Emas (Ifa Isfansyah, 2014)

Share

Kalo persepsi lo bahwa film silat Indonesia adalah seperti sinetron Angling Dharma dkk di Indosiar, dan itu bikin lo ngga mau nonton film silat dari Indonesia yang satu ini, maka lo salah besar! Pendekar Tongkat Emas, film terbaru dari MILES Film, bukanlah seperti sinetron-sinetron terbang ala-ala seperti yang sering lo liat di Indosiar. Pendekar Tongkat Emas adalah film keren! Ya, keren.

Pendekar Tongkat Emas adalah kisah tentang empat pendekar bernama Biru, Gerhana, Dara, dan Angin. Sepeninggal guru mereka, Cempaka, mereka berempat memperebutkan tongkat emas yang maha mulia itu, supaya menjadi Pendekar Tongkat Emas yang sah. Tapi untuk mendapatkan gelar "Pendekar Tongkat Emas", maka sang pendekar harus menguasai jurus Tongkat Emas Memutar Bumi. Masalahnya, yang tahu tentang jurus tersebut hanyalah Cempaka, dan Cempaka sudah meninggal. Jeng jeng. Lalu, bagaimana kelanjutannya? Apakah sang Pendekar Tongkat Emas berhasil terpilih?

Pendekar Tongkat Emas diklaim sebagai film termahal MILES Film sejauh ini. Tapi budget yang besar itu semua kelihatan larinya ke mana. Biaya lokasi syuting di Sumba bukanlah biaya murah, apalagi membawa puluhan (atau bahkan ratusan) kru dan pemain film ke sana. Belum lagi biaya membangun set, membayar pemain figuran (yang sangat meyakinkan lho aktingnya untuk kategori figuran numpang lewat doang), biaya menyewa fight choreographer dari Cina, dan tentunya membayar para pemain kelas atas yang bukan cuma jualan nama, tapi juga memberi kualitas yang oke punya.

Menurut gue, bagus itu relatif. Suka atau engga suka itu selera. Tapi keren itu absolut! Gue ga bisa bilang film ini bagus banget atau gue suka banget sama film ini -- karena memang film ini tidak sempurna -- tapi satu hal yang bisa gue bilang adalah bahwa Pendekar Tongkat Emas adalah film keren. Level keren yang lo liat di trailer maupun teaser trailer-nya, akan lo dapatkan dari film lengkapnya. Sumba yang keren, adegan silat yang keren, dan kerja keras para pemain serta semua crew yang tidak kalah kerennya. Mereka mendaki gunung, lewati lembah, hingga ke sungai yang mengalir indah ke samudra. Mereka all in. Mereka total. 

Dan atas dasar totalitas inilah gue ngerasa Pendekar Tongkat Emas wajib lo tonton, baik lo penggemar film silat atau bukan, penonton film Indonesia atau bukan, tapi lo harus nonton. Melihat Pendekar Tongkat Emas di bioskop akan memberikan (yang sering orang bilang sebagai) cinematic orgasm. Karena ga banyak lho film Indonesia yang punya production value sebesar Pendekar Tongkat Emas ini. Hats off buat MILES Film dan seluruh kru serta pemain!

P.S.: Gue jadi pengen ke Sumba setelah nonton Pendekar Tongkat Emas. Lo juga ngga sih?

1 comments:

  1. Salam dari Malaysia. Saya masih baru didalam dunia blogger ini, dan amat meminati untuk berkongsi sama dalam apa jua hal-hal blog. Setelah melihat, membaca, nota-nota dari blog tuan, sekurangnya, ada tempat untuk saya membuat rujukan dan menambah ilmu blogger, dan membuat aktiviti sihat. TERIMA KASIH.
    Mohon dilawati blog saya: http://alitvfilm.blogspot.com/
    sekiranya ada kelemahan, jangan ragu-ragu untuk memberi pandangan anda tentang blog saya.

    BalasHapus