[SEGERA] POCONG KESETANAN - 29 DESEMBER 2011

Produser : Alip Sak
Produksi : PARCO FILM 
Pemain : Raffi Ahmad, Aziz Gagap, Ajun Perwira, Guntur Triyoga 
Sutradara : Pinkan Utari
Penulis : Erry Sofid

Sinopsis
Bujang, James, serta Mentil pergi ke kota guna menjemput Santo, teman seperguruan bela diri yang diasuh oleh ayah Santo. Santo sudah setahun minggat lantaran menolak jadi pendekar sebagaimana yang diharapkan ayahnya. Bujang, jago berpantun jenaka, mengingatkan teman-temannya untuk segera pulang jika tidak ada urusan lain yang mendesak.

Karena orang udik, sesampainya di kota mereka kebingungan mencari-cari alamat Santo, meski akhirnya berhasil. Santo tinggal serumah kontrakan dengan Chika dan Wendy. Kedatangan Bujang-Mentil-James awalnya menyenangkan hati Santo, tapi setelah tahu tujuan mereka, Santo kehilangan semangat. Santo menjelaskan bahwa dia hanya akan kembali kalau sudah kaya raya, tinggal di rumah sendiri, bukan kontrakan. Santo juga sedang dikutuk. Tiap malam selepas maghrib, Santo berubah jadi banci. Ini lantaran Santo salah mengamalkan mantra ilmu gaib buat mendapatkan kekayaan. Setiap malam, Santo berubah jadi banci dengan nama Santi. Bujang, James, dan Mentil prihatin.

Santo mendapat wangsit melalui mimpinya tentang makam keramat Cina yang menyimpan banyak harta karun. Mlam hari Santo, Bujang, serta James pergi menuju makam Cina tersebut. Santo sudah berubah jadi banci bernama Santi. Mereka kaget melihat jenazah dalam peti kayu itu tengkurap bukan terlentang. Ketika mereka mengambill harta dalam peti mati itu, makhluk gaib pun bermunculan: Vampire Cina dan Pocong Ajun. Bujang, Santo dan James diteror makhluk-makhluk tersebut.

Beben, kekasih Mentil, menyusul ke kota. Mentil, Santo, Bujang, dan James senang dengan kedatangan Beben. Sementara kejadian-kejadian seram sekaligus kocak pun mengganggu ketenangan mereka. Pocong Ajun yang kocak mengingatkan mereka agar mengembalikan uang atau harta curian dari makam keramat Cina itu. Sang Vampir Cina marah lantaran hartanya dirampok oleh manusia. Tapi Bujang, Santo, James dan lainnya tak memedulikan.

Persoalan bertambah rumit: Chika diculik oleh komplotan penjahat yang juga menginginkan harta dari makam keramat Cina tersebut. Bujang dkk mengerahkan keahlian bela diri mereka. Santo juga berniat mengembalikan harta itu ke tempatnya semula. Mereka pun menuju sarang penjahat. Vampir Cina dan Pocong Ajun turut membantu.

Trailer

Komentar
Setelah bahagia menjelang akhir tahun tiada lagi film setan-setanan, kita terpaksa harus gigit jari karena beberapa hari menjelang pergantian tahun, muncul judul ini di list coming soon 21 cineplex. Ajun Prawira yg sebelumnya membintangi film pocong lainnya, nampaknya akan menjadi spesialis hantu ikat loncat-loncat itu dalam menghiasi industri perfilman Indonesia.

0 comments:

[REVIEW] GARUDA DI DADAKU 2


Buat gue, film anak-anak haruslah menampilkan keceriaan dan semangat juang anak-anak, dan bukannya malah menjual sisi sedih dan gelap dari sosok imut-imut ini. Sebutlah gue naif dan tak bisa berkaca pada kenyataan pahit dunia yang juga sering dijadikan tema dalam film-film. Itulah mengapa, mungkin sejak era Petualangan Sherina, hanya Garuda di Dadaku lah yang berhasil merebut hatiku. Tidak Denias, bukan King, atau bahkan Laskar Pelangi yang dielu-elukan banyak orang itu.

Dua tahun setelahnya, sekuelnya muncul di tangan sutradara yang berbeda. Rudi Sudjarwo, sutradara pemenang Piala Citra untuk film Ada Apa Dengan Cinta di tahun 2002. Entah mengapa, tapi pada awalnya gue agak ragu sama Rudi untuk meneruskan film pertamanya yang dibawakan dengan sangat menyenangkan oleh Ifa Isfansyah - walau, dua film Rudi tahun ini (5 Elang, Batas) juga masuk dalam list film favorit gue di 2011 ini.

Jauh sebelum Garuda di Dadaku 2 tayang reguler, review positif sudah berdatangan, dan bahkan cukup banyak juga yang mengatakan bahwa seri keduanya bahkan melebihi film pertamanya dari segi kualitas. Banyak pula yang memuji penampilan Rio Dewanto yang sebelumnya juga memukau di Arisan!2. Penasaran, sampailah hari di mana gue akhirnya bisa menyaksikan film ini dengan mata kepala gue sendiri.

Alasan gue menonton film ini sebetulnya sangat simpel. Pertama ya karena gue suka film pertamanya, dan kedua adalah karena Rio Dewanto nya ganteng bener di sini, :))). Tapi tenang, dua hal itu (terutama yang nomor dua), tak akan mempengaruhi cara gue menonton, menikmati, maupun menilai film ini kok.

Garuda di Dadaku 2 adalah film yang cukup menyenangkan, walaupun tak semenyenangkan yang pertama. Rupanya, adegan Rio Dewanto buka baju pun tak cukup untuk membuat gue sebegitu sukanya sama film ini secara keseluruhan. Film ini bagus, tapi ada yang mengganjal, seolah-olah beragam ekspresi yang dikeluarkan para aktornya (senang, sedih, marah, iri, cemburu), tidak keluar dari hatinya, sehingga gue jadi kurang merasakan emosi yang ditampikan para tokoh, seperti ikut menangis, tertawa, dan berteriak semangat saat pertandingan sepakbola.

Akting yang ditampilkan Rio Dewanto pun membawa gue teringat kembali masa-masa ia masih sering tampil di televisi. Bukan artinya aktingnya jelek, tapi setelah apa yang ia tampilkan di Arisan!2, penampilannya di Garuda di Dadaku 2 ini jelas mengalami penurunan yang cukup signifikan. Ia kerap berteriak-teriak tanpa emosi untuk menunjukkan sikap tegasnya, yang malah karena terlalu sering dilakukan membuat gue jadi kesel sendiri liat dan dengernya. Belum lagi gaya "kesel"nya, pasti deh megang-megang kepala mulu. -___- Bosen tauk, aa. Hanya mungkin yang patut dicermati dari Rio adalah kemampuannya (yang juga sudah gue sadari sejak di Arisan!2) dalam berkekspresi lewat mata. Perasaan caring kepada anak-anak didiknya sangat teduh dan kebapakkan.

Sama seperti film pendahulunya, yang menyenangkan dari melihat Garuda di Dadaku 2 adalah visualnya yang cantik. Di tangan Rudi, gambarnya jadi jauh lebih cantik dan memanjakan mata. Adegan-adegan bermain bolanya walau tak semenegangkan yang pertama (yang di sini lebih berpola), tapi tetap sangat menarik untuk disaksikan. Ditambah lokasi latihan fisik para Garuda muda yang entah di mana tapi keren banget itu, mata kita benar-benar diajak untuk berkelana menyaksikan keindahan.

0 comments:

Festival Film Indonesia 2011


Festival Film Indonesia kembali digelar! Dengan membawa misi "perubahan ke arah lebih baik", FFI berharap di pergelaran tahun ini, tentunya mereka bisa menyajikan sesuatu yang lebih baik lagi. Berisikan juri-juri yang pada awalnya kuyakini sebagai dewan juri yang tepat, gue berharap FFI tahun ini bisa "bener" hasilnya. Tapi yah, Indonesia tanpa adanya kepentingan politik itu bullshit. So, FFI tahun ini ga jauh berbeda dengan tahun lalu, kecuali fakta bahwa tidak ada film yang mendominasi list pemenang FFI tahun ini seperti yang terjadi di tahun sebelumnya. Berikut list lengkapnya:


A. NOMINASI SUTRADARA TERBAIK
1. BENNI SETIAWAN dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
2. HANUNG BRAMANTYO dalam film ? (TANDA TANYA)
3. HANUNG BRAMANTYO dalam film TENDANGAN DARI LANGIT
4. IFA ISFANSYAH dalam film SANG PENARI
5. KAMILA ANDINI dalam film THE MIRROR NEVER LIES


B. NOMINASI PENULIS SKENARIO TERBAIK
1. BENNI SETIAWAN dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
2. DIRMAWAN HATTA & KAMILA ANDINI dalam film THE MIRROR NEVER LIES
3. SALMAN ARISTO dalam film JAKARTA MAGHRIB
4. SALMAN ARISTO, IFA ISFANSYAH & SHANTY HARMAYN dalam film SANG PENARI
5. TITIEN WATTIMENA dalam film ? (TANDA TANYA)


C. NOMINASI PENULIS CERITA ASLI TERBAIK
1. BENNI SETIAWAN dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
2. HANUNG BRAMANTYO dalam film ? (TANDA TANYA)
3. KAMILA ANDINI dalam film THE MIRROR NEVER LIES
4. SALMAN ARISTO dalam film JAKARTA MAGHRIB
5. SARJONO SUTRISNO & MUHAMMAD YUSUF dalam film TEBUS


D. NOMINASI PENGARAH SINEMATOGRAFI TERBAIK
1. FAOZAN RIZAL dalam film PENGEJAR ANGIN
2. GUNUNG NUSA PELITA dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
3. IPUNG RACHMAT SYAIFUL dalam film THE MIRROR NEVER LIES
4. YADI SUGANDI dalam film ? (TANDA TANYA)
5. YADI SUGANDI dalam film SANG PENARI


E. NOMINASI PENGARAH ARTISTIK TERBAIK
1. ARY JUWONO dalam film CATATAN HARIAN SI BOY
2. FAUZI dalam film ? (TANDA TANYA)
3. FAUZI dalam film TENDANGAN DARI LANGIT
4. FRANS X.R. PAAT dalam film BATAS
5. EROS EFLIN dalam film SANG PENARI


F. NOMINASI PENYUNTING GAMBAR TERBAIK
1. CESA DAVID LUCKMANSYAH dalam film ? (TANDA TANYA)
2. CESA DAVID LUCKMANSYAH dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
3. CESA DAVID LUCKMANSYAH dalam film SANG PENARI
4. ALINE JUSRIA & DINDA AMANDA dalam film CATATAN HARIAN SI BOY
5. WAWAN I. WIBOWO dalam film PENGEJAR ANGIN


G. NOMINASI PENATA SUARA TERBAIK
1. ADITYAWAN SUSANTO & TRISNO dalam film KENTUT
2. ADITYAWAN SUSANTO & M. ICHSAN RACHMADITTA dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
3. KHIKMAWAN SANTOSA dalam film LIMA ELANG
4. SATRIO BUDIONO & SAFT DAULTSYAH dalam film ? (TANDA TANYA)
5. SATRIO BUDIONO & SUTRISNO dalam film TENDANGAN DARI LANGIT


H. NOMINASI PENATA MUSIK TERBAIK
1. ADAM S. PERMANA dalam film RUMAH TANPA JENDELA
2. AKSAN SJUMAN & TITI SJUMAN dalam film RINDU PURNAMA
3. THOERSI ARGESWARA dalam fim MASIH BUKAN CINTA BIASA
4. THOERSI ARGESWARA dalam film SURAT KECIL UNTUK TUHAN
5. THOERSI ARGESWARA dalam film THE MIRROR NEVER LIES


I. NOMINASI PEMERAN UTAMA PRIA TERBAIK
1. ALEX KOMANG dalam film SURAT KECIL UNTUK TUHAN
2. EMIR MAHIRA dalam film RUMAH TANPA JENDELA
3. FERDY TAHIER dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA
4. OKA ANTARA dalam film SANG PENARI
5. TIO PAKUSADEWO dalam film TEBUS


J. NOMINASI PEMERAN UTAMA WANITA TERBAIK
1. DINDA HAUW dalam film SURAT KECIL UNTUK TUHAN
2. FANNY FABRIANA dalam film TRUE LOVE
3. GITA NOVALISTA dalam film THE MIRROR NEVER LIES
4. PRISIA NASUTION dalam film SANG PENARI
5. SALMA PARAMITHA dalam film RINDU PURNAMA


K. NOMINASI PEMERAN PENDUKUNG PRIA TERBAIK
1. AGUS KUNCORO dalam film ? (TANDA TANYA)
2. AGUS KUNCORO dalam film TENDANGAN DARI LANGIT
3. HENDRO DJAROT dalam film SANG PENARI
4. LANDUNG SIMATUPANG dalam film RINDU PURNAMA
5. MATHIAS MUCHUS dalam PENGEJAR ANGIN


L. NOMINASI PEMERAN PENDUKUNG WANITA TERBAIK
1. ATIQAH HASIHOLAN dalam film THE MIRROR NEVER LIES
2. DEWI IRAWAN dalam film SANG PENARI
3. ENDHITA dalam film ? (TANDA TANYA)
4. POPPY SOVIA dalam film CATATAN HARIAN SI BOY
5. WULAN GURITNO dalam film MASIH BUKAN CINTA BIASA


Mungkin gue ga mengerti hal teknis, atau gue hanya pingin favorit gue menang, yang pasti FFI tahun ini lagi-lagi ga sesuai dengan prediksi gue di beberapa kategori. Bukan artinya nomine-nomine ini tidak pantas masuk nominasi, hanya saja menurut gue yang orang awam ini, ada beberapa yang lebih pantas dari mereka untuk masuk dan bersaing dalam kategori tersebut. Seperti yang terjadi pada nominasi pemeran utama wanita terbaik, di mana beberapa nama semestinya tidak berada di situ, dan digantikan nama lainnya.

Yah, pada akhirnya gue berharap FFI tahun 2012 akan lebih baik lagi. Dan mudah-mudahan juga tahun depan ga ada sistem daftar-daftaran peserta, karena logikanya sih menurut gue kalo yang namanya Ajang Apresiasi Tertinggi terhadap Perfilman Indonesia, maka semestinya semua film Indonesia yang tayang di Indonesia berhak diberi penghargaan oleh negaranya tanpa perlu daftar-daftar. Istilah kata, kalo Indonesia itu seorang Ibu, maka anak-anaknya (film-film) harus semuanya dikasih makan, ga perlu pake acara daftar-daftar segala. Kalo mau minta makan ke emaknya aja anaknya harus daftar, itu bukan emak namanya, tapi tetangga.

Maju terus perfilman Indonesia!

2 comments:

[SEGERA] BUKAN POCONG BIASA - 15 DESEMBER 2011


Produser :
Hm Firman Bintang
Produksi :
Mitra Pictures & Bic Productions
Pemain :
Zaky Zimah
Soraya Larasati
Ronald Gustaf
Irene Justine
Mucle
Malih Tong Tong
Mpok Atiek
Sutradara :
Chiska Doppert
Penulis :
Tb Ule Sulaeman S





SINOPSIS
Malam itu Jaki, Remon, Papay, Niken dan Anna menuju puncak untuk bikin film pendek mengenai kehidupan warga di kaki bukit. Dalam perjalanan mobil yang di kendarai Jaki Cs bannya kempes. Mereka berhenti tepat di depan rumah Angker, Ketika akan mengganti ban serep mereka kehilangan dongkrak mereka dan akhirnya mereka memutuskan untuk memasuki rumah angker itu demi mencari pinjaman dongkrak. Karena mereka tidak tahu kalau rumah yang mereka masuki itu angker karena ada pocong yang suka mengganggu siapa saja yang memasuki rumah tersebut

Ketika memasuki rumah angker, Jaki Cs diganggu oleh Pocong perempuan, Jaki Cs ketakutan sehingga terpisah satu sama lain. Mereka di teror satu persatu, dan ditengah-tengah teror tersebut Jaki sempat menemukan dongkraknya yang hilang dan akhirnya mereka berusaha keluar dari rumah angker itu. Mereka akhirnya berhasil keluar dari Rumah angker, dan langsung lari menuju mobil dan berusaha mengganti ban di tengah-tengah rasa ketakutan mereka. Mesin mobil menyala mereka masuk ke dalam mobil dan segera tancap gas meninggalkan Rumah angker itu

Dalam perjalanan mereka menemukan sebuah warung kopi dan bertemu dengan Malih dan Mucle dua orang keamanan daerah itu. dari mereka berdualah Jaki Cs mengetahui asal muasal kenapa sampai ada Hantu Pocong di rumah itu

Mengetahui hal itu akhirnya mereka memutuskan untuk balik ke Jakarta karena tidak mau berurusan dengan Hantu Pocong lagi karena mereka berpikiran kalau Hantu Pocong itu tidak akan berani menggangu mereka kalau sudah sampai di Jakarta. Tapi ternyata dugaan mereka salah. Hantu Pocong tetap meneror dan ikut mereka ke Jakarta dan parahnya lagi Hantu Pocong itu tidak sendirian. Selama di jakarta Hantu Pocong muncul bersama teman-temannya

Jaki Cs semakin kebingungan bagaimana cara mereka mengusir Hantu-hantu pocong itu. Karena Hantu-hantu pocong itu selalu mengikuti kemanapun mereka pergi

Segala cara mereka lakukan untuk mengusir dan menghindari gangguan pocong pocong itu tapi tidak juga berhasil. Dan kelakuan pocong-pocong itu semakin aneh dan tidak biasa selayaknya pocong, membuat Jaki dan teman-temannya menjuluki mereka bukan pocong biasa

Akankah Jaki Cs dan teman-temannya bisa menghadapi godaan ketiga Pocong tersebut?

TRAILER

KOMENTAR
Filmmaker Pocong Indonesia ini nampaknya ga tau karma kali ya.. Sudah berulang-ulang kali Pocong dimain-mainin seenak jidad sama mereka. Gila. Dan gue jadi penasaran, si Zaki kalo ketemu pocong asli gimana ya? Ketakutan kaga? Secara gitu dia udah sering banget main film pocong.. Heran..

0 comments:

[SEGERA] HAFALAN SHALAT DELISA - 22 DESEMBER 2011


Produser :
Chand Parwez Servia
Produksi :
Pt. Kharisma Starvision Plus
Pemain :
Nirina Zubir
Reza Rahadian
Chantiq Schagerl
Al Fathir Muchtar
Mike Lewis
Loide Christina Teixeira
Sutradara :
Sony Gaokasak
Penulis :
Armantono


SINOPSIS
Delisa (Chantiq Schagerl) gadis kecil kebanyakan yang periang, tinggal di Lhok Nga desa kecil di pantai Aceh, mempunyai hidup yang indah. Sebagai anak bungsu dari keluarga Abi Usman (Reza Rahadian), Ayahnya bertugas di sebuah kapal tanker perusahaan minyak Internasional. Delisa sangat dekat dengan ibunya yang dia panggil Ummi (Nirina Zubir), serta ketiga kakaknya yaitu Fatimah (Ghina Salsabila), dan si kembar Aisyah (Reska Tania Apriadi) dan Zahra (Riska Tania Apriadi)

26 Desember 2004, Delisa bersama Ummi sedang bersiap menuju ujian praktek shalat ketika tiba-tiba terjadi gempa. Gempa yang cukup membuat ibu dan kakak-kakak Delisa ketakutan. Tiba-tiba tsunami menghantam, menggulung desa kecil mereka, menggulung sekolah mereka, dan menggulung tubuh kecil Delisa serta ratusan ribu lainnya di Aceh serta berbagai pelosok pantai di Asia Tenggara

Delisa berhasil diselamatkan Prajurit Smith, setelah berhari-hari pingsan di cadas bukit. Sayangnya luka parah membuat kaki kanan Delisa harus diamputasi. Penderitaan Delisa menarik iba banyak orang. Prajurit Smith sempat ingin mengadopsi Delisa bila dia sebatang kara, tapi Abi Usman berhasil menemukan Delisa. Delisa bahagia berkumpul lagi dengan ayahnya, walaupun sedih mendengar kabar ketiga kakaknya telah pergi ke surga, dan Ummi belum ketahuan ada di mana

Delisa bangkit, di tengah rasa sedih akibat kehilangan, di tengah rasa putus asa yang mendera Abi Usman dan juga orang-orang Aceh lainnya, Delisa telah menjadi malaikat kecil yang membagikan tawa di setiap kehadirannya. Walaupun terasa berat, Delisa telah mengajarkan bagaimana kesedihan bisa menjadi kekuatan untuk tetap bertahan. Walau air mata rasanya tak ingin berhenti mengalir, tapi Delisa mencoba memahami apa itu ikhlas, mengerjakan sesuatu tanpa mengharap balasan

‘Delisa cinta Ummi karena Allah’

TRAILER

KOMENTAR
Umm.. Gue melihat adanya perbedaan pada pemilihan karakter yang dilakukan Reza Rahadian di tahun 2011 ini. Tiga dari lima filmnya tahun ini, yaitu The Mirror Never Lies, Love Story, dan Hafalan Shalat Delisa ini, entah mengapa gue merasakan kesamaan karakter yang kayaknya sengaja dipilih Reza untuk menunjukkan suatu perubahan dalam dirinya, yang gue masih belum tahu apa itu. Tapi di tiga film ini nampaknya Reza jadi lebih dewasa, dan lebih dalam memerankan karakternya. Let's just see..

0 comments:

[SEGERA] MY BLACKBERRY GIRLFRIEND - 29 DESEMBER 2011

Produser : Gope T. Samtani, Subagio S.
Produksi : Rapi Films
Pemain : Luna Maya, Fathir Muchtar, Hardy Fadhillah 
Sutradara : Findo Purwono Hd 
Penulis : Jaumil Aurora 


SINOPSIS
Martin melalui blackberry bekas yang dibelinya berkenalan dengan seorang perempuan cantik bernama Angel. Angel yang sebenarnya mencari pemilik blackberry sebelumnya. melampiaskan ketidakpuasan karena tak berhasil menemukan orang yang ia cari, kepada Martin.

Angel kemudian mengisi hari- hari Martin dengan segala tingkah laku dan permintaan yang sebenarnya sangat menyusahkan. Hari hari Martin disibukkan dengan mengurus Angel mulai dari menemaninya makan, ditemani belanja dan semua Martin yang bayarin.

Dari luar, Martin dan Angel tampak seperti pasangan kekasih. Pasangan yang lucu dan kocak. Martin selalu dijadikan bulan-bulanan dan korban ‘kekejaman’ Angel. Walau sering mengeluh, toh Martin tak pernah menolak permintaan Angel yang kadang keterlaluan dan mengada-ada. Martin diam-diam menikmati setiap detiknya bersama Angel, dan menjadi sangat melindungi Angel.

Perlahan tapi pasti Martin jatuh cinta, namun ia tak pernah mengatakannya. Angel juga tak menunjukkan tanda-tanda cinta, atau mengucapkannya. Hubungan mereka tetap berlangsung seperti itu – tanpa status.

Suatu hari, Martin menyadari bahwa ternyata Angel hamil.

Setelah itu Angel tak pernah menghubungi Martin lagi. Puluhan pesan Martin tak dibalas. Dan Angel pun menghilang begitu saja.

Sampai suatu ketika datanglah sebuah surat ke Martin. From your Blackberry Girl....

TRAILER

KOMENTAR
Dan Luna Maya pun kembali ke layar lebar!! Setelah sekian lama vakum dari layar TV maupun bioskop akibat skandal bersama Ariel dan Cut Mini, di penghujung tahun 2011 Luna Maya muncul kembali ke permukaan dengan sebuah film yg gw duga bergenre komedi romantis based on novel nya Agnes Davonar (sebelumnya: SKUT dan AMAB) yang bisa dibilang adalah salah satu penulis yang cukup banyak cuap yang seringkali menjual penyakit dan kematian sebagai kuncian utamanya. Sekarang, dia rupanya mengambil jalur yang berbeda dengan membukukan fenomena Blackberry Messenger (BBM) yang merebak di pasar Indonesia tahun ini. Mengajak Findo Purnomo HW sebagai sutradara (sebelumnya: Akibat Pergaulan Bebas 2, Suster Keramas 2, Hantu Tanah Kusir) dan Rapi Films sebagi PH nya, wajar kan kalau gue sarkas? :D 

1 comments:

[REVIEW] POCONGGG JUGA POCONG





Apa kataku?
Disclaimer:
Apapun yang gue utarakan di bawah ini, 80% akan bersifat sangat subjektif, yang disebabkan karena:
1. I'm not a follower of @poconggg
2. I never intend to or will follow @poconggg
3. I did not buy, read, or even borrow the book
4. I dont like @poconggg 
5. And the only reason why I watch this movie is because of one of the scriptwriter is a friend of mine



Emang aneh ya orang Indonesia. Kalo ketemu pocong beneran, mungkin bisa lari terkencing-kencing kali ya.. Tapi kalo liat pocong di film, malah diketawain. Dan film PJP ini semakin mengukuhkan "sisi lucu" pocong dan menghilangkan sisi seram si hantu ikat ini.

Dari dulu gw sadar, bikin film komedi itu paling susah. Kenapa? Karena selera humor orang berbeda-beda. Apa yang lucu buat satu orang, belum tentu lucu buat orang lainnya. Buat gue, Raditya Dika lucu. Tapi hanya pada awalnya. Sampe akhirnya gue sadar dia cuma bisa ngelucu yang itu-itu aja, diulang-ulang mulu, sampe gue ga tau lagi di mana lucunya tu orang. Nah ini satu lagi si poconggg, yang semacam "tiruan"nya Dika. Ga ngerti gue lucunya di mana sampe dia bisa punya banyak fans, bikin buku laris manis, dan sampe bukunya pun difilmkan.

Sama kayak di PJP ini, entah karena faktor ga demen ama si poconggg, atau karena faktor orang di sebelah gue ketawa super lebay sepanjang film, gue sama sekali ga ngerasa PJP ini sebegitu lucunya. Bohong kalo gue bilang sama sekali ga lucu, karena ada yang lucu, walau cuma di 1-2 scene. Keberanian Haqi/Arief untuk nyindir film-film buatan Maxima, dan keberanian Maxima untuk meng-approve skrip seperti itu, patut diberi tembakkan konvetti. Dhuar dhuar! Cukup menghibur, dan mungkin merupakan tanda-tanda perubahan Maxima ke arah yang lebih positif.. Siapa tahu?

Nonton PJP bikin gue ngerasa kayak lagi nonton FTV, bahkan mungkin FTV lebih bagus kali. At least FTV bisa mainin emosi lewat akting pemain-pemainnya (dan kadang tampang pemainnya yang juga ganteng), pemandangan yang bagus (walau itu lagi itu lagi), dan juga cerita yang walau klise tapi tetep punya greget dan feel romantisnya tetep kerasa. Nah, di PJP ini sayangnya gue hanya menemukan bagian yang cukup menyentuh di bagian akhir dari kisah romantis-tragis tokoh si poconggg ini. Andai itu semua bisa kerasa lebih awal, instead of just joking around dengan ekspresi datarnya Ajun Prawira dan kawan-kawan seperjuangannya, mungkin hasilnya akan lebih memuaskan..

Tapi yah, itu gue.. Orang yang emang ga demen sama si poconggg dan sama sekali ga menganggap dia lucu. Tapi mungkin buat para penggemarnya poconggg, PJP ini lucu banget, yang seru banget buat ditonton rame-rame sama temen-temen (seperti penonton di sebelah gue waktu itu), atau mungkin (sok) romantis-romantisan bareng pacar?

1 comments:

[SEGERA] ARWAH KUNTILANAK DUYUNG - 8 DESEMBER 2011


Produser :
Kk Dheeraj

Produksi :
K2k Productions
Pemain :
Dewi Perssik
Saipul Jamil
Sule

Sutradara :
Yoyok Dumpring




SINOPSIS
Linda dan Ardo bertemu dan saling jatuh cinta di sebuah pantai. Ardo begitu bahagia memiliki Linda, sehingga membangun sebuah villa pantai untuk istri tercinta. Pasangan penuh cinta itu kemudian tinggal di Villa Linda itu, bersama dua pembantu mereka yang sama-sama konyol dan lucu, Olga dan Ayu

Tapi, sebuah kekonyolan tak sengaja melahirkan teror tak terduga. SULE, tukang ojek yang lugu dan konyol membuang darah dan ari-ari istrinya yang baru melahirkan ke pantai. Dan sesosok kuntilanak duyung {Dewi Perssik} muncul dari laut. Ardo dan seluruh penghuni rumahnya tiba-tiba mengalami kejadian aneh dan diteror Kuntilanak Duyung yang menakutkan. DUKUN KUNTET, yang didatangkan Ardo tak berhasil menghentikan

Ternyata tidak hanya keluarga Ardo yang dilanda teror kuntilanak duyung aneh. Juga penghuni-penghuni kampung. Termasuk JALI (Saipul Jamil) jagoan kampung yang hobi main perempuan dan mengidap kelainan seks. Jali dan perempuan-perempuannya diteror kejadian mengerikan. Aisha {Dewi Perssik} dendam kepada suami nya Jali {Saipul Jamil} sehingga terjadilah kecelakaan di km 97 tol cipularang, tempat haus darah

Kenapa? Apa sebenarnya yang terjadi? Kenapa hantu Aisha (Dewi Perssik) muncul dalam bentuk Kuntilanak Duyung yang menakutkan? Kenapa hidup Jali {Saipul Jamil} yang maniak seks itu tiba-tiba berakhir tragis? Ada apa dengan Sule kenapa ia membuang darah dan ari ari ke pantai? Dan ada apa di tol cipularang km 97?

Sebuah kisah menakutkan, tapi juga lucu, sensual, sekaligus menyeramkan

Tepat di kilometer sembilan puluh tujuh
Jalan tol cipularang di selimuti ratapan pilu
Tepat di tempat haus darah itu
Arwah kuntilanak duyung menunggumu


TRAILER



KOMENTAR
Trust me people, you dont wanna watch KKD's movie anymore. It sucks real bad.

2 comments:

[SEGERA] X – THE LAST MOMENT - 8 DESEMBER 2011


Produser : Tri Bayu Aribowo
Produksi : Prima Media Sinema
Pemain : Mike Lucock, Keith Foo, Rocky Jeff, Doni Kusuma, Jenny Cortez, Cinta Dewi, Fitrie Rachmadhina, Indah Purnama Sari, Celestia Utoyo
Sutradara : Bambi Martantio
Penulis : Bani Ramadhan


SINOPSIS
Dido,Ikang, Ijul, Anung dan Angga, adalah 5 sahabat kecil yang bertemu kembali dalam situasi dan keadaan yang jauh berbeda. 13 tahun yang lalu,mereka pernah bersumpah untuk bertemu, namun pertemuan kali ini justru tidak nyaman karena kali ini mereka bertemu dalam lingkaran setan yang bernama “narkoba”. Mereka berlima berusaha terlihat normal dan menyembunyikan keterlibatan mereka dengan narkoba. Namun topeng mereka pun terbuka

Bekerja di advertising agency, Didho sangat kental dengan kehidupan malam. Di kehidupan malam inilah Didho sering melakukan transaksi narkoba. Didho pun berkenalan dengan Yayang. Karena hubungan yang kelewat bebas, Yayang pun hamil. Yayang pun di kucilkan dan bahkan dibuang dari keluarganya. Yayang pun stress. Frustrasi karena ditinggal Yayang, Didho justru semakin kehilangan kendali dan semakin larut dengan narkobanya

Sementara itu,Ikang berkenalan dengan bandar narkoba yaitu Pak Pram. Lewat Pak Pram inilah, Ikang menjadi bandar segala jenis narkoba, namun Ikang hanya menjual tapi tidak mengkonsumisnya

Disisi lain, Ipul yang berprofesi sebagai tukang ojeg hanyalah profesi sambilan, sementara yang utamanya adalah menjadi pengedar/kurir narkoba. Dalam salah satu tugasnya,ijul mengantarkan paketnya ke seorang yang bernama Asti. Seorang perempuan kaya yang kemudian menjadi kekasih Ijul. Namun hubungan asmara mereka tidak lama

Anung, anak kuliahan, dijerumuskan oleh temannya Thomas yang berjualan narkoba lewat online. Angga, anak pejabat kaya raya malah menjadi pengguna narkotika akibat kurang perhatian orang tuanya

Bagaimana kisah dan nasib mereka masing-masing?


TRAILER

0 comments:

[REVIEW] ARISAN!2



Obrolan setelah menonton..
Ok, sebelom mulai membahas filmnya, izinkan saya untuk berkata, "SURYA SAPUTRA GANTENG BANGET DI FILM INI!!!" Yes. He never look this good before. KINCLONG!

Oke, moving on ke filmnya..

Sebelum Arisan!2 tayang reguler, mix reviews sudah banyak keluar, ada yang bilang bagus, ada yang bilang biasa aja, ada pula yang bilang jelek. Tapi buat gue, gue suka banget sama Arisan!2. Bener-bener sebuah film yang menyenangkan mata, kuping, dan hati gue.

Highlight film ini patut diberikan kepada Rio Dewanto, Indonesia's next rising star. Berawal dari FTV dan bermodal tampang ganteng dan bodi oke, kemampuan aktingnya mungkin diragukan cukup banyak orang. Tapi gue berani jamin 1.000.000.000% kalau pandangan semua orang akan berubah begitu menyaksikan akting Rio di Arisan!2. He stole the show and gave us laughter during the movie. And what made him so funny wasn't the script or the act that he did, but how he creepily act so naturally as a - what I called - "bencong gengges". Dia yang biasa tampil macho nan tampan dan seksi bisa sungguh-sungguh menghidupi peran sebagai gay abege dalam masa labil-labilnya. Serem ga sih lo bok laki ganteng satu lagi jadi bencong, sayang banget kan.. Emm.. Dan tawa yang keluar dari mulut lo nantinya bukanlah menertawai Rio, tapi menertawai diri lo sendiri yang tidak meyakini kemampuan Rio, dan lalu dibuat kaget olehnya. #lebay. Pokoknya, Bravo untuk Rio!

Highlight ke-2 harus diberikan kepada trio pengisi musik, Aghi Narottama, Bemby Gusti, dan Mondo Gaskoro, plus SORE Band dan the multi talented Rio Dewanto yang ikut menyumbang suara dalam lagu-lagu yang mengiringi film ini. Musiknya benar-benar bikin film ini jadi hidup, karena unsur spiritual dan emosionalnya bener-bener kuat dan sangat mendukung tema besar yang ingin diangkat oleh Nia Dinata dalam film ini.

Nah, point ke-3 gue akan menyoroti departemen cerita dan penyutradaraan yang keduanya berada di bawah kendali Nia Dinata selaku penulis skenario sekaligus sutradara. Gue ngerasa kali ini Nia agak sedikit maksa dalam beberapa adegan, yang mengakibatkan orang bisa jadi merasa bosan, dan atau bahkan pesan yang ingin disampaikan jadi tidak benar-benar sampai. Di Arisan!2 ini cukup banyak sindirian-sindiran tentang fenomena kehidupan glamor kota Jakarta yang disampaikan dengan sangat eksplisit dan (sayangnya) tidak terlalu mulus, sehingga buat gue pribadi, gue malah ga ngeh kalo "she wants to tell something", dan yang tampak malah seolah-olah dia hanya menyajikan itu sebagai bumbu-bumbu tak bermakna, hanya buat manjang-manjangin durasi film dan cuma membuat orang berkata, "oh.. Ternyata orang-orang Jakarta kaya-kaya ya.." And that's it. So, what? Kita ga ngerti tujuan dia ngasih liat gituan apa. Nambah-nambahin durasi film biar genap 2 jam? Well, maybe.

But overall, seriously, buat gue, film ga melulu harus menjelaskan segalanya. Film ga perlu juga selalu membawa pesan moral. Tapi yang selalu menjadi bagian terpenting adalah, sebuah film bisa memuaskan penontonnya, dan Arisan!2 did that. Dengan pemandangan Gili Trawangan dan Borobudur yang super duper indah, plus para cast nya juga indah-indah semua (looks and acting wise, of course, lol), decor yang indah, didukung pula dengan suara-suara yang indah, dan hasilnya? Mengembangkan senyum di bibir setelah menonton filmnya. :)


Surya Saputra, KYAAAA!!! XD
Dan ga sabar pingin buru-buru liat Garuda di Dadaku 2, denger-denger Rio Dewanto juga tampil oke banget di sini.. Watch out for this guy, guys.. He's gonna be legen.. wait for it.. dary. Legendary.


1 comments:

Blogger Template by Clairvo