[REVIEW] CATATAN HARIAN SI BOY - 1 JULI 2011



Not exactly a review, it’s just my thoughts....
Gue mungkin masih terlalu kecil waktu Catatan si Boy lagi ngehits-ngehitsnya. Jadi sejak awal gue akan bilang kalau gue bukan pengikut kisah-kisah Mas Boy, tapi bukan berarti gue ga tau kalo Mas Boy itu beken banget dulu, dan memiliki banyak sekali fans fanatik.

Sekarang, selang 20 tahun sejak kemunculan terakhirnya, tiba-tiba muncul lagi sebuah film yang berjudul sangattttt mirip, hanya diselipkan sebuah kata “Harian” di antara “Catatan” dan “Si Boy”. Semua orang pasti langsung mengira bahwa Catatan Harian Si Boy (CHSB) ini merupakan sebuah remake, atau bahkan lanjutan dari film pendahulunya. Namun CHSB bukanlah remake ataupun lanjutan, tapi bisa dikatakan sebagai sebuah.. Regenerasi.

Memang sangat berbahaya ketika seorang filmmaker membuat sebuah film menggunakan nama yang sudah sebegitu kuatnya menempatkan diri di hati pecintanya, namun ternyata film yang digadang-gadang bukanlah seperti apa yang mereka kira. Pasti tak sedikit yang menganggap bahwa CHSB adalah film yang “numpang beken” nama Onky Alexander zaman dulu.

Terlepas dari itu semua, gue memang sangat amat tertarik dan ngebet banget pingin nonton film ini begitu melihat trailernya. Man, the trailer was awe to the some! Awesome! Auranya bener-bener beda, ada adegan ngedriftnya, Ario Bayu nya, BMW nya, ga berhenti-berhenti gue liat trailernya waktu itu. Dan tanggal 1 Juli rasanya lamaaaaa sekali. Beruntunglah gue dapet kesempatan untuk nonton filmnya duluan pas premiere tanggal 21 Juni kemarin.. Hehehe..

Sejujurnya, gue juga takut, takut kalau ekspektasi gue yang sangat berlebihan ini tidak sejalan dengan kualitas filmnya secara keseluruhan. Tapi rupanya ketakutan gue tak berdasar, karena sejak menit pertama film dimulai, gue udah dibikin tersenyum, dan merinding karena kagum! Dan... senyum itu terus berlanjut hingga film selesai, esoknya ketika gue bangun tidur, dan.... sampe sekarang pun masih demikian.. Excitement nya ga ilang2! XD Rasanya, setelah 6 bulan tanpa film Indonesia yang bisa membuat perasaan seperti itu, seneng banget ngeliat akhirnya ketemu juga film yang bisa membuat lo ga berhenti ngomongin, dan ga ragu untuk promosiin ke siapapun yang lu kenal..  J

Buat gue, film yang bagus adalah film yang meninggalkan kesan di hati penontonnya. Hal ini akan semakin bagus jika keseluruhan elemen teknis dari cerita, penyutradaraan, sinematografi, editing, scoring, hingga akting para pemainnya bersatu padu saling mendukung satu dan lainnya. Dan CHSB melakukan hal itu.

Ceritanya dibuat seringan mungkin, tapi tetap masuk akal dengan penjelasan-penjelasan logis, plus dibumbui dialog-dialog dan jokes-jokes cerdas yang membuat ketawa hingga mulut sakit. Sinematografinya ciamik mengambil angle-angle yang cantik didiukung dengan editing yang mulus dan memberi tone yang terkesan sangat metropolis. Belum lagi scoringnya yang jawara dan membuat film ini benar-benar hidup. Dan akting para pemainnya, wow! Benar-benar terasa chemistry kekeluargaannya. Ario Bayu tampil kharismatik dan charming, sangat terasa perkembangan aktingnya yang sudah mendapat perhatian besar dari gue sejak ONROP! Musikal. Perhatian lebih patut diberikan pada duet Abimana dan Albert yang tampil sangat natural melempar candaan-candaan yang sangat menghibur, and become the spotlight from the entire movie.

Rupanya, bukan gue doang yang merasakan efek seperti itu setelah menonton CHSB. Timeline twitter pun dibanjiri pujian-pujian kepada para pembuat dan pemeran film CHSB. Semua merasakan kegembiraan dan ikut merasa bangga akan keberhasilan debut sutradara muda Putrama Tuta ini. Efek kehebohan di twitter ini bisa berdampak positif maupun negatif. Positifnya, orang-orang jadi tertarik dan melangkahkan kakinya ke bioskop untuk menonton filmnya pada 1 Juli nanti. Tapi bisa juga, orang-orang menilai bahwa CHSB “berpromosi” terlalu berlebihan hingga menyurutkan niat mereka untuk menontonnya. Lucunya, ada yang bilang bahwa ini “proyek teman”, makanya ngga ada yang berani mengkritik, humm.. I believe, time will tell kok. Dan film yang bagus pasti akan mendapat sambutan luar biasa. Temen yang sungguh-sungguh bilang “bagus” dan yang bilang “bagus” karena ga enak pun akan keliatan. Si “bagus” yang ala kadarnya itu akan muncul hanya setelah menontonya, tapi si “bagus” yang beneran bilang bagus, akan membicarakannya terus menerus. It's not just about saying one movie's good or bad, it can affect their credibility, man.. Apalagi yang ngomong juga bukan sembarang "teman" yang bisa dengan gampang bilang film temannya itu bagus.. J

Ga sabar pingin nonton kali ke-2, ke-3, ke-4, dan seterusnya! XD
Simply the best in 2011 so far!

2 comments:

[SEGERA] TUMBAL JAILANGKUNG - 14 JULI 2011


Pemain: Soraya Larasati, Violenzia Jeanette, Fiona Callaghan, Denny Weller, Rocky Jeff, Tasa Rudman
Sutradara: Chiska Doppert
Penulis: Arellia
Produksi: Batavia Pictures

Sinopsis
Berawal dari keisengan seorang pemuda bernama Raka, yang mengajak tiga orang temannya, Harly, Roni dan Agnes, untuk melakukan perjalanan ke desa Angker Batu. Di perjalanan mereka mengalami beberapa kejadian aneh, tapi mereka tetap melanjutkan perjalanan. Malapetaka akhirnya menimpa mereka. Tiba-tiba muncul mahluk gaib yang menghantam mereka satu persatu sampai mati, kecuali Raka yang berhasil lolos dari pembantaian itu.

30 tahun kemudian….
Linda, seorang mahasiswi, sedang terpukul karena mengetahui Richard pacarnya, tidak benar-benar mencintai dirinya, namun hanya menjadikannya obyek taruhan bersama teman-temannya, Galang dan Hanung. Richard malah menghinanya dengan menawarinya sejumlah uang. Linda bercerita pada Vena sahabatnya, Vena marah pada Richard dan teman-temannya. Tapi Richard malah mengancam akan menghabisi Vena kalau sampai semua perbuatannya terbongkar.

Linda menjadi depresi ketika mengetahui dirinya hamil karena perbuatan Richard. Linda berusaha bunuh diri dan menggugurkan kandungannya, namun Vena mengetahuinya dan mencegahnya. Vena lalu mengajak Linda untuk menenangkan diri beristirahat di villa milik Ivan, sepupu Vena. 

Sesampainya di villa, Linda pamit untuk jalan-jalan di kebun di belakang villa. Secara tidak sengaja Linda menemukan sebuah Jailangkung, lalu ia mengambilnya. Di villa itu pula Linda menemukan buku yang berjudul Jailangkung. Linda lalu mencoba memainkan Jailangkung itu. Sejak itu banyak kejadian aneh di villa itu, terutama di kamar yang ditempati Linda.

Mbah Jabrik yang tiba-tiba muncul menyuruh Linda menguburkan lagi Jailangkung tersebut. Mbah Jabrik muncul kembali berulangkali dan mencoba memperingatkan Linda, tapi Linda tak menggubrisnya. 

Sementara itu di Jakarta, Richard dan teman- temannya kompak menutupi perbuatan bejat mereka terhadap Linda dari pacarnya yang baru datang dari luar negeri. Sampai suatu hari kecelakaan tragis menimpa Galang dan pacarnya. Di tempat lain Hanung juga mengalami terror dari mahluk gaib. Begitu juga dengan Richard sering mengalami kejadian-kejadian aneh. 

Vena kaget mengetahui Linda malah tertawa ketika mengetahui apa yang terjadi terhadap Galang dan Hanung, Linda menceritakan bahwa Jailangkung bisa disuruhnya untuk membalas dendam. Vena berusha menasihati Linda, tapi Linda malah marah. Akhirnya Ivan menemukan cara melenyapkan Jailangkung, lalu ia memberitahukan hal itu kepada Vena.

Bagaimana keadaan Raka sekarang yang dulu sempat lolos dari kejadian maut yang menimpa teman-temannya? Bagaimana nasib Richard, Galang dan Hanung? Apakah yang akan terjadi terhadap Linda dan teman-temannya di villa?

Trailer

Komentar
Lihat deh posternya.. Seperti LMEN meets FHM :p
Entah apa yang dilakukan cowok-cowok itu sehingga mereka setengah telanjang di posternya, padahal jika melihat trailernya, kayaknya gue ga melihat adanya lima cowok setengah bugil gitu deh :p Well, mungkin untuk jualan kali ya? 
Chiska Doppert sendiri nampaknya sedang laris belakangan ini, karena satu bulan sejak Ada Apa Dengan Pocong? dirilis, munculah film FHM meets LMEN ini :p

0 comments:

[REVIEW] SERDADU KUMBANG - 16 JUNI 2011

Produksi: Alenia Pictures
Sutradara: Ari Sihasale
Penulis: Jeremias Nyangoen
Pemain: Ririn Ekawati, Titi Sjuman, Putu Wijaya, Asrul Dahlan, Lukman Sardi, Surya Saputra, Monica Sayangbati

SINOPSIS
Amek, Acan, dan Umbe adalah tiga anak Sumbawa yang bersahabat. Meskipun mereka hidup dalam serba kesederhanaan dan kekurangan, namun mereka masing-masing punya cita-cita. Di antara mereka bertiga, hanya Amek yang tidak berani menyebutkan cita-citanya apa ketika ditanya oleh gurunya di sekolah. Ia memilih diam tanpa jawaban. 

Bukan tanpa alasan Amek melakukan hal tersebut. Amek yang memiliki bibir sumbing lebih memilih diam karena takut diejek karena ia sadar betul dengan kekurangannya. Amek sebenarnya adalah anak yang baik hanya dirinya saja yang memiliki sifat introvert, keras hati dan cenderung jahil hingga sering dihukum oleh guru-gurunya di sekolah. 

Berbeda dengan kakaknya, Minun yang menjadi kebanggaan sekolah, keluarga, dan masyarakat karena selalu juara kelas di SMP dan menjuarai lomba matematika se-kabupaten. Minun sangat menyayangi Amek yang sering diejek teman-temannya karena bibir sumbingnya. 

Namun yang paling terpenting bagi mereka semua adalah bagaimana caranya agar bisa lulus ujian nasional. Beruntung mereka punya seorang guru yang sangat baik hati mengajarkan mereka di luar jam pelajaran sekolah. Dengan gigih mereka belajar, belajar, dan terus belajar untuk menghadapi ujian yang kerap menjadi momok menakutkan bagi para pelajar Indonesia itu. Sampai pada hari yang menentukan pengumuman kelulusan pun tiba.

TRAILER


REVIEW

Sejujurnya, gue bukanlah penyuka film anak-anak, pun film-film produksi Alenia Pictures. Menurut gue, film-film yang dibuat Alenia biasanya kusam dan kelam. Tidak menarik, walau hampir semua film Alenia pasti dipuji banyak kalangan. Tapi entah mengapa, begitu melihat trailer Serdadu Kumbang ini, gue merasa ditarik untuk menontonnya. Mungkin karena musiknya yang sangat ceria, hangat, dan penuh cita-cita kali ya. Seperti filmnya. J

Ga perlu berpanjang-panjang, buat gue, Serdadu Kumbang adalah film Indonesia terbaik di 2011 sejauh ini. It gives you warmth in the heart, and smile on your face.

Wajib tonton untuk segala usia.

0 comments:

[SEGERA] CATATAN HARIAN SI BOY - 1 JULI 2011



Pemain: Ario Bayu, Carissa Puteri, Poppy Sovia, Robertino Abimana, Albert Halim, Paul Foster, Tara Basro, Onky Alexander, Didi Petet, Btari Karlinda, Roy Martin, Leroy Osmani
Sutradara: Putrama Tuta
Penulis: Priesnanda Dwisatria, Anggy Ilya Sigma
Produksi: 700 Pictures

Plot Outline
Film Catatan Si Boy 2010 merupakan produk terakhir sekaligus kunci dari benang merah proyek Catatan Si Boy 2010, bukan merupakan versi re-make dari seri Catatan Si Boy yang lawas. Film Catatan Si Boy 2010 menampilkan kombinasi pemeran-pemeran bintang dan calon bintang, seperti Onky Alexander, Didi Petet, Ario Bayu, Carissa Puteri dan Btari Karlinda untuk memuaskan rasa kangen sekaligus menghibur para penonton.

Dengan jalan cerita yang sangat khas Catatan Si Boy, film ini bercerita mengenai perjalanan hidup seseorang yang menemukan jati diri serta menemukan yang terbaik dari dirinya dalam meraih mimpi, dengan panduan Catatan (diary) si Boy. Ide cerita yang sederhana, dibuat dan dikemas apik untuk membangkitkan semangat generasi muda untuk meraih kebahagiaan.

TRAILER

KOMENTAR
Sejak pertama melihat trailernya, GUE SANGAT AMAT TIDAK SABAR MENUNGGU DIRILISNYA FILM INI KE PASARAN! Udah adengan-adegannya KEREN BANGET, film ini juga dibintangi oleh salah satu aktor terbaik dan aktor favorit gue, yaitu Ario Bayu! Dengan ekspektasi yang sangat tinggi seperti sekarang ini, harapan gue Cuma satu: supaya filmnya ga kalah keren sama trailernya. *crossing fingers* J

1 comments:

[SEGERA] ADA APA DENGAN POCONG - 23 JUNI 2011


Produser : Hm. Firman Bintang
Produksi : Mitra Pictures Dan Co Bic Production
Pemain : Zaky Zimah, Joanna Alexandra, Dallas Pratama, H Bolot, Mpok Atiek, Raymond
Sutradara : Chiska Doppert
Penulis : Ule Sulaeman


SINOPSIS
Suatu malam Wawan diteror habis-habisan oleh Pocong di tempat kostnya.  Kemudian Hary, Boy dan Tedi mengalami hal yang sama, bahkan kemudian Tedi harus tertabrak mobil, ketika ia ketakutan dikejar pocong sehingga  Tedi harus dirawat di rumah sakit.

Esoknya, Hary dan Wawan segera mendatangi Dukun sakti untuk meminta perlindungan. Tapi ternyata, keris pemberian Dukun untuk melindungi Wawan dan Hary tidak membuat Pocong berhenti mengejar.  

Kecelakaan yang menimpa Tedi dan Hary, membuat Wawan dan Boy semakin ketakutan.  Tapi mereka tidak bisa menghindar lagi dari dendam Pocong.  Malam berikutnya, Wawan yang harus mengalami kecelakaan dengan mobilnya, karena Pocong terus menterornya.  Boy panic, sehingga ia akhirnya mengakui kesalahnnya kepada Ririn dan Mirna teman kostnya.  Ternyata, Hary  Cs sudah berbuat kesalahan, yaitu telah membunuh tidak sengaja seorang gadis bernama Lastri.

Kejadiannya, suatu hari Wawan membuat skenario untuk menjodohkan Hary dengan Lastri, teman sekampusnya.  Wawan bersama Boy mengajak Lastri untuk ikut pulang dengan mobil Wawan.  Di tengah jalan mobil Wawan mogok, padahal itu hanya rekayasa saja.

Wawan menawarkan kepada Lastri untuk pulang bersama Hary. Ia bahkan menjamin Lastri akan baik-baik saja bersama Hary, karena Hary teman baiknya.  Padahal, maksud Wawan menawarkan Lastri ikut bersama Lastri,  semata-mata supaya Lastri bisa dekat dengan Hary.

Lastri mencium gelagat tersebut. Ia merasa tersinggung diperlakukan seperti itu oleh Wawan.  Lastri marah, kemudian pergi  meninggalkan Wawan Cs.

Wawan berusaha mengejar Lastri, dan Lastri mempercepat jalannya.  Tiba-tiba saja kaki Lastri tersandung batu dan terjatuh. Seketika itu Lastri terkapar tak sadarkan diri. Bahkan, setelah diperiksa nadinya, ternyata Lastri telah meninggal. Wawan Cs panik. Mereka saling menyalahkan.

Malam itu mereka menyimpan mayat Lastri di gudang. Tapi karena khawatir mayat itu akan membusuk dan tercium orang, esoknya mereka memutuskan untuk menguburkan mayat Lastri  -- dengan mengenakan kain kafan - secara layak di tanah kosong.  Mayat Lastri penasaran, dan akhirnya Pocong “mengejar-ngejar” mereka semua

TRAILER

KOMENTAR
Semestinya ya, setelah sekian banyak “film setan-setanan” yang dibuat Indonesia, para penonton Indonesia tidak bisa ditakut-takuti lagi sama hal ini. Semua hantu yang muncul dalam film horor Indonesia adalah hantu-hantu narsis yang dandanannya jelek, plus dibuat sekomikal mungkin penampakannya. Bahkan, sebelum hantunya muncul, penonton sudah dipersiapkan dulu dengan suara berdentum-dentum sok mengagetkan yang menandakan hantunya akan segera muncul. Belum lagi, sekarng makin menjamur film-film horor komedi yang entah mengapa terus menerus melibatkan Zaky Zimah di dalamnya. Tapi, setelah melihat trailer ini, walaupun pada awalnya membosankan dan itu lagi-itu lagi, entah mengapa Zaky Zimah memang bisa membuat tertawa di tengah rasa takut yang mungkin masih melanda sebagian penonton “film horor” Indonesia. Hahaha!

2 comments:

[SEGERA] MILLI DAN NATHAN - 23 JUNI 2011

Produser : Frederica
Produksi : Falcon Pictures
Pemain : Olivia Jensen Lubis, Chris Laurent, Sabai Morscheck, Chaca Rasidy Ariefiansyah, Fendy Chow, Frans L. Tumbuan, Minati Atmanagara, Him Damsyik
Sutradara : Hanny R. Saputra
Penulis : Titien Wattimena

SINOPSIS
Milli dan Nathan saling suka dari SMU di Bandung. Nathan suka membantu Milli belajar, Milli dengan segala kelucuannya bisa mencairkan kekakuan Nathan. Mereka pun pacaran. Sampai lulus SMU, Nathan masuk ke universitas impiannya di Jakarta. Milli tetap di Bandung. Nathan memutuskan hubungan karena ingin konsentrasi dengan kuliahnya. Milli sebaliknya, tidak suka kuliah, Milli mau jadi penulis novel. Mereka masih saling merindukan. Sampai Milli akhirnya benar-benar berhenti kuliah dan menulis buku

Dalam kunjungan Milli ke Jakarta, dia bertemu Nathan lagi. Mereka saling melepaskan kerinduan seperti layaknya orang pacaran. Milli pulang ke Bandung dengan percaya bahwa mereka jadian lagi. Padahal Nathan tidak menganggapnya demikian. Milli kecewa. Peluncuran novel pertamanya, Milli sudah didampingi pacar baru. Nathan muncul lagi dan menyatakan penyesalannya, minta Milli kembali jadi pacarnya lagi. Milli marah. Menurut Milli, Nathan sudah seenaknya datang dan pergi dalam hidupnya. Milli tidak menerima Nathan

Nathan pulang ke Jakarta dan berhasil lulus. Milli kembali sibuk dengan novel keduanya. Milli kemudian putus dengan pacarnya. Nathan kembali ke Bandung. Mereka berhubungan lagi, tetap dalam ketidakjelasan sebuah komitmen. Hingga Nathan memberi kabar bahwa dia akan menikah… dengan wanita lain dan akan pindah ke Jakarta. Milli kaget. Kecewa dan marah

Hidup berlanjut. Milli menghapus Nathan dari hidupnya. Hingga akhirnya Milli tahu bahwa Nathan tak pernah benar-benar meninggalkannya

TRAILER

KOMENTAR
Olivia Jensen memang sedang naik daun. Buktinya, dua filmnya rilis pada bulan yang sama. Menariknya, ia bermain dalam dua karakter dan dua jenis film yang berbeda, yang satu drama komedi, yang satu drama romantis. Melihat aktingnya di film-film terdahulu, sebut saja Dilema Cinta 2 Hati dan Bukan Cinta Biasa, Olivia Jensen adalah bintang muda yang memang bisa berakting. Kali ini, didukung oleh Hanny R. Saputra dan Titien Wattimena, sutradara dan penulis spesialis film drama, patut diperhatikan apakah Olivia bisa lebih mengembangkan dan mendalami karakternya, lebih dari sebelumnya?

1 comments:

[SEGERA] THE TARIX JABRIX 3 - 16 JUNI 2011


Pemain : The Changcuters, Olivia Jensen, Kamidia Radisti, Joe P Project, Ingrid Widjanarko, Candil
Sutradara : Iqbal Rais
Penulis : Cassandra Massardi
Produser : Chand Parwez Servia
Produksi : Pt. Kharisma Starvision Plus


SINOPSIS
The Tarix Jabrix mendapat tantangan terbesar dalam hidup mereka. Setelah gagal menjadi pahlawan saat menyelamatkan sebuah Panti dari kebakaran, CACING (Tria Changcut) yang bekerja di perusahaan asuransi diminta atasannya untuk bernegosiasi dengan musuh lama mereka, geng motor ROAD DEVILS supaya tidak membuat kerusuhan lagi di Bandung  yang sudah memakan banyak korban, dan tagihan klaim asuransi yang menumpuk. Cacing langsung menyanggupi, dan para sahabatnya, DADANG (Erick Changcut), MULDER (Dipa Changcut), CIKO (Alda Changcut) dan COKI (Qibil Changcut) ikut menemani Cacing pulang ke Bandung. Mulder yang mendapat posisi sebagai wakil direktur di perusahaan papinya, memutuskan mundur karena merasa papinya bekerjasama dengan orang asing untuk mengeksploit Indonesia

Namun saat The Tarix Jabrix yang kali ini berangkat tidak memakai motor mereka, tapi mobil perusahaan kantor, berhasil dilumpuhkan oleh Road Devils yang sekarang sudah memiliki jenderal baru, seorang gadis galak dan jagoan bernama MELLY (Olivia Jensen). Bukan cuma uang negosiasi yang diambil, namun mobil kantor dirusak, dan yang paling memakan harga diri Cacing.. jaket kesayangannya juga disita oleh Melly karena Cacing kalah adu balap

Cacing malu berat, emosinya bertambah saat ternyata Emak Cacing juga diserang oleh Road Devils. The Tarix Jabrix menyatakan perang dengan Road Devils, dengan dibantu oleh BAROKAH (Eddi Brokoli), mantan jenderal Road Devils yang ingin menggulingkan Melly. The Tarix Jabrix membuat perjanjian dengan Road Devils, mereka ingin mengadakan balapan ulang. Geng motor yang kalah, harus dibubarkan. Melly menyanggupi.  The Tarix Jabrix pun berlatih dengan LAKSAMANA RODA GILA (Budi Dalton) supaya bisa mengalahkan Melly dan Road Devils 

Dadang bertemu dengan MAYANG (Kamidia Radisti) yang ternyata juga murid Laksamana Roda Gila. Hati Dadang pun berbunga-bunga, menyangka dapat kesempatan untuk menyatakan cintanya ke Mayang. Namun Mayang menyimpan sebuah rahasia.  Sementara itu, atas ide Barokah, Cacing berusaha mencari kelemahan Melly dengan berlagak PDKT ke Melly. Namun dasar Cacing, maksud menjadi agen rahasia, malah jatuh cinta betulan dengan Melly. Mulder yang minggat dari rumah, berusaha dibujuk oleh papinya untuk kembali. Namun Mulder tetap menolak. Yang anak-anak Tarix Jabrix dan Road Devils tidak tahu adalah.. sebuah bencana besar siap melanda

Siapakah yang bisa memenangkan balapan? The Tarix Jabrix atau Road Devils? Bisakah cinta Cacing dan Melly dari dua kubu yang berbeda bersatu?

TRAILER


KOMENTAR
Geng Motor asal Bandung kembali beraksi! The Changcuters dan Iqbal Rais yang telah sukses menyajikan film yang menghibur lewat dua seri sebelumnya, The Tarix Jabriz 1 & 2, kini datang lagi, dan tentunya masih berusaha menyajikan hiburan lewat film drama komedi ini. Mengajak bintang muda yang tengah naik daun, Olivia Jensen, dan juga mantan Miss Indonesia, Kamidia Radisti, apakah Tarix Jabrix 3 bisa mengikuti jejak suksesor nya, dengan ramuan yang rasanya tak jauh berbeda dari sebelum-sebelumnya?

1 comments:

[SEGERA] PACAR HANTU PERAWAN - 6 OKTOBER 2011


Pemain: Dewi Persik, Olga Syahputra, Jonathan Frizzy, Vicky Vette, Misa Campo
Produksi: K2K Productions
Penulis & Sutradara: TIDAK PENTING!

Plot Outline:
Mondy, seorang perempuan yang awalnya tak percaya hal-hal mistis tapi karena kesalahannya dia selalu diganggu oleh makhluk halus.

Berita Terkait:
Baru-baru ini, Dewi Persik membuat pengakuan yang mengejutkan. Dewi telah melakoni operasi keperawanan demi perannya dalam film horor terbarunya ‘Pacar Hantu Perawan’.
Hal itu disampaikan artis yang akrab disapa Depe itu saat berbincang dengan detikhot melalui ponselnya, Minggu (5/6/2011). Perempuan yang sudah dua kali gagal berumahtangga itu mengaku melakukan operasi keperawanan karena ditantang oleh sang produser KK Dheraj.
“Aku operasi perawan karena aku ditantang K2K (Production) untuk main film ini,” ungkapnya seraya tertawa.
Pemilik nama lengkap Dewi Murya Agung itu mengungkapkan KK Dheraj berani membayarnya Rp 1 miliar jika melakukan operasi keperawanan. Tapi, ia sebenarnya menerima tantangan tersebut tidak hanya demi uang semata.
“Satu miliar bukan angka yang kecil, tapi apakah seorang selebritas yang lain mau menerima tawaran ini? Belum tentu semua menerima ini,” pungkas mantan istri Saipul Jamil dan Aldi Taher itu.

Trailer


Komentar

K2K emang jagoan! Setelah ngalahin Maxima dengan bawa Sasha Grey, dia sekarang bukan hanya nyomot Mbak Dedew dari Maxima, tapi juga boyong lebih banyak lagi bintang bokep dari Hollywood! *elus elus dada*. Gue ga ngerti gimana ceritanya trailer sumpah mesum ini bisa lolos LSF. Dan gue cukup yakin bakal ada ribut-ribut FPI lagi nanti menjelang film ini rilis ke pasaran. Gila, marketing gimmick nya pun kontroversial, Dewi Persik operasi keperawanan! Masyaoloh.. *elus elus dada* Dan ini dia beber-bener (maaf) jablay abis.. Ya ampun.. Hidup JUPE!! Jadi semacam nyesel gue dulu pernah "ngebela" Mbak Dedew.

1 comments:

[REVIEW] PIRATE BROTHERS




REVIEW

Gue adalah penggemar action. Dan menurut gue, action bukanlah genre film yang mengedepankan unsur cerita di dalamnya. Selama adegan berantem, kejar-kejaran, pukul-pukulan, dan tembak-tembakannya bagus dan menghibur, maka film tersebut telah berhasil menyampaikan tujuannya, yaitu membuat penonton bersemangat.


Pirate Brothers, yang mengajak bintang laga kawakan asal Hollywood, Robin Shou, menjadi film pure action ke-2 di Indonesia dalam satu dekade terakhir. Plotnya adalah pakem standar film action di seluruh dunia, good guy vs bad guy – what else could you expect from an action movie? Merantau, film keluaran tahun 2009 yang bisa disebut sebagai pionir film martial arts masa kini, cukup berhasil memuaskan hasrat penonton Indonesia terhadap film laga yang sudah lama tak muncul lagi ke permukaan setelah era Barry Prima dulu. Sekarang, apakah Pirate Brothers, yang disutradarai pria yang banyak berkiprah di Malaysia ini, sanggup menyamai prestasi Merantau dalam hal menyuguhkan aksi bela diri yang menarik dan menghibur?

Jawabannya adalah IYA. Tiga menit pertama film berjalan, kata-kata yang terucap dari mulut saya adalah, “wah, cakep nih film.” Kenapa? Karena ternyata, di balik buruknya poster film ini, ada sebuah keindahan visual yang menanti. Jujur, saya sangat kagum dengan art directing dan costume design yang ditampilkan dalam film ini, sampai-sampai saya bertanya-tanya, “kapan film ini di-shooting?” saking meyakinkannya setting 20 tahun silam. Mulai dari warna gambarnya, rumah-rumahnya, perabotnya, jalanannya, mobilnya, sampai pakaian para pemerannya – baik pemeran utama maupun ekstras! Salut! Semua detail diperhatikan dengan baik, sampai ke detail terkecil seperti masa berlaku plat mobil! Dan suguhan utama aksinya, yaitu adegan berantem-berantemnya, dikoreografikan dengan mantap, dan dieksekusi dengan mantap pula oleh para pemainnya.

Jika pun ada kekurangan dalam film ini, maka itu harus dialamatkan entah ke divisi penyutradaraan yang tak berhasil “membujuk” Robin Shou untuk berdialog dalam bahasa Indonesia, ke divisi akting, yaitu aktornya sendiri, Robin Shou, yang tak mau belajar bahasa Indonesia, atau ke departemen lainnya? Ku tak tahu. Tapi jujur saja, tokoh Sunny yang sampai sekitar umur 10 tahun bisa berbahasa Indonesia, tahu-tahu sampai ke Amerika dan kemudian kembali ke tanah air dan benar-benar melupakan bahasa ibunya (kecuali kata “Selamat”), merupakan kesalahan logika terfatal yang dilakukan film ini. Dan Verdy yang tanpa aba-aba langsung berbicara Bahasa Inggris begitu bertemu dengan Sunny, seolah-olah Verdy lupa bahwa waktu kecil dulu mereka berdua masih berkomunikasi menggunakan Bahasa Indonesia.


Jika Anda bisa mengesampingkan hal-hal teknis seperti ini, dan Anda penggemar berat film action seperti saya, rasa-rasanya Anda akan terhibur oleh film ini. J

2 comments:

[REVIEW] PUPUS



REVIEW

Secara mengejutkan Maxima Pictures yang biasanya mengeluarkan film horror esek-esek, tahu-tahu merilis sebuah film drama percintaan (lagi) -- setelah sekian lama! Dan ternyata, film ini bisa dikatakan merupakan sebuah ajang promosi bagi dua sponsor utamanya, Universitas Trisakti dan handphone Pins.


Trailer dan posternya sendiri secara mengejutkan sangat menarik dan sangat indah dipandang mata. Tapi, bagaimana dengan filmnya secara keseluruhan?

Pupus, yang juga merupakan judul lagu Dewa19 dan menjadi music pengiring hampir di sepanjang film, sebetulnya mengangkat kisah cinta klasik yang sangat klise. Percintaan dua orang muda mudi, tapi salah satunya ternyata mengidap penyakit mematikan (yang tak lain tak bukan tak jauh-jauh dari kanker), sehingga endingnya pastilah sangat bisa tertebak, bahwa mereka tidak akan hidup berbahagia selamanya.

Sebetulnya, plot yang sangat mudah ditebak bahkan saat film baru mencapai 1/3 babak ini bisa dieksekusi dengan lebih baik, dan pemainnya akan menjadi kekuatan utama yang menentukan apakah film dengan jalan cerita standar seperti ini bisa berhasil atau tidak. Ternyata, pemainnya gagal melakukan tugasnya dengan baik. Tidak ada chemistry antara Donita dan Marcell Chandrawinata. Mereka menunjukkan aura penuh cinta ala kadarnya, dan tidak timbul percik-percik asmara dari dalam diri mereka, sehingga penonton pun tidak bisa merasakan betapa besarnya cinta mereka.

Faktor kedua yang tidak mendukung optimalisasi film ini adalah skenario yang berusaha dibuat se-menguras air mata mungkin, tapi nyatanya malah over dramatis. Banyak dialog-dialog yang berlebihan, yang juga disampaikan dalam emosi yang tidak pada tempatnya, salah satunya adalah adegan ketika Cindy ‘melabrak’ Panji ketika mengetahui bahwa Panji ribut-ribut dengan Hugo. Selain itu, terdapat pula adegan-adegan yang ‘menggampangkan’ masalah, seperti adegan ‘pengejaran’ kakak kelas yang berulang tahun sama dengan Cindy – scene ini terlalu mudah, sehingga tidak memperlihatkan usaha yang dilakukan Cindy untuk memenuhi permintaan seniornya waktu ospek. Atau ketika Cindy diajak ke  klub oleh Hugo pada hari ulang tahunnya – seorang gadis polos yang tidak pernah ke tempat-tempat malam seperti itu tahu-tahu langsung mabuk-mabukkan. Sungguh mempermudah proses.

Namun, di balik kekurangan yang ada, akting Donita cukup enak untuk ditonton, tidak berlebihan, dan dia pun berhasil tampil maksimal di beberapa adegan, khususnya pada adegan yang menjadi trailer dari film Pupus sendiri. Marcell Chandrawinata memainkan perannya dalam level aman menjadi seorang pria romantis pesakitan yang tak ingin mengecewakan wanita yang dicintainya lagi. Namun lagi-lagi, jika saja sparks yang timbul di antara mereka lebih kuat, maka emosi pun akan tersampaikan dengan lebih baik. Selain itu, visual yang cantik pun membuat film ini enak dilihat – selain Marcell Chandrawinata yang ganteng tentunya :p

Overall, Pupus bukanlah film yang membanggakan dari segi cerita. Film ini akan jauh lebih baik jika yang menontonnya adalah orang-orang yang melihat film sebagai sebuah hiburan semata, dan tidak meributkan faktor cerita atau yang lainnya sebagai suatu kekurangan.

PS: kualitas audio nya memang buruk, atau di studio tempat gue nonton tadi yang memang sound nya jelek?

1 comments:

Blogger Template by Clairvo