Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

4.12.11

,

[REVIEW] ARISAN!2

Share


Obrolan setelah menonton..
Ok, sebelom mulai membahas filmnya, izinkan saya untuk berkata, "SURYA SAPUTRA GANTENG BANGET DI FILM INI!!!" Yes. He never look this good before. KINCLONG!

Oke, moving on ke filmnya..

Sebelum Arisan!2 tayang reguler, mix reviews sudah banyak keluar, ada yang bilang bagus, ada yang bilang biasa aja, ada pula yang bilang jelek. Tapi buat gue, gue suka banget sama Arisan!2. Bener-bener sebuah film yang menyenangkan mata, kuping, dan hati gue.

Highlight film ini patut diberikan kepada Rio Dewanto, Indonesia's next rising star. Berawal dari FTV dan bermodal tampang ganteng dan bodi oke, kemampuan aktingnya mungkin diragukan cukup banyak orang. Tapi gue berani jamin 1.000.000.000% kalau pandangan semua orang akan berubah begitu menyaksikan akting Rio di Arisan!2. He stole the show and gave us laughter during the movie. And what made him so funny wasn't the script or the act that he did, but how he creepily act so naturally as a - what I called - "bencong gengges". Dia yang biasa tampil macho nan tampan dan seksi bisa sungguh-sungguh menghidupi peran sebagai gay abege dalam masa labil-labilnya. Serem ga sih lo bok laki ganteng satu lagi jadi bencong, sayang banget kan.. Emm.. Dan tawa yang keluar dari mulut lo nantinya bukanlah menertawai Rio, tapi menertawai diri lo sendiri yang tidak meyakini kemampuan Rio, dan lalu dibuat kaget olehnya. #lebay. Pokoknya, Bravo untuk Rio!

Highlight ke-2 harus diberikan kepada trio pengisi musik, Aghi Narottama, Bemby Gusti, dan Mondo Gaskoro, plus SORE Band dan the multi talented Rio Dewanto yang ikut menyumbang suara dalam lagu-lagu yang mengiringi film ini. Musiknya benar-benar bikin film ini jadi hidup, karena unsur spiritual dan emosionalnya bener-bener kuat dan sangat mendukung tema besar yang ingin diangkat oleh Nia Dinata dalam film ini.

Nah, point ke-3 gue akan menyoroti departemen cerita dan penyutradaraan yang keduanya berada di bawah kendali Nia Dinata selaku penulis skenario sekaligus sutradara. Gue ngerasa kali ini Nia agak sedikit maksa dalam beberapa adegan, yang mengakibatkan orang bisa jadi merasa bosan, dan atau bahkan pesan yang ingin disampaikan jadi tidak benar-benar sampai. Di Arisan!2 ini cukup banyak sindirian-sindiran tentang fenomena kehidupan glamor kota Jakarta yang disampaikan dengan sangat eksplisit dan (sayangnya) tidak terlalu mulus, sehingga buat gue pribadi, gue malah ga ngeh kalo "she wants to tell something", dan yang tampak malah seolah-olah dia hanya menyajikan itu sebagai bumbu-bumbu tak bermakna, hanya buat manjang-manjangin durasi film dan cuma membuat orang berkata, "oh.. Ternyata orang-orang Jakarta kaya-kaya ya.." And that's it. So, what? Kita ga ngerti tujuan dia ngasih liat gituan apa. Nambah-nambahin durasi film biar genap 2 jam? Well, maybe.

But overall, seriously, buat gue, film ga melulu harus menjelaskan segalanya. Film ga perlu juga selalu membawa pesan moral. Tapi yang selalu menjadi bagian terpenting adalah, sebuah film bisa memuaskan penontonnya, dan Arisan!2 did that. Dengan pemandangan Gili Trawangan dan Borobudur yang super duper indah, plus para cast nya juga indah-indah semua (looks and acting wise, of course, lol), decor yang indah, didukung pula dengan suara-suara yang indah, dan hasilnya? Mengembangkan senyum di bibir setelah menonton filmnya. :)


Surya Saputra, KYAAAA!!! XD
Dan ga sabar pingin buru-buru liat Garuda di Dadaku 2, denger-denger Rio Dewanto juga tampil oke banget di sini.. Watch out for this guy, guys.. He's gonna be legen.. wait for it.. dary. Legendary.


2 comments:

  1. Gwe juga suka banget ma arisan2. Menghibur tapi banyak nilai2 hidup yg gwe dapet... Kualitas akting pemainnya bagoss smuah.. Gak rugi nonton 2x n teteup terharu n menitikkan air mata di saat2 akhir film... Coba kalo smua film indonesia kualitasnya spt arisan2... Pasti film indonesia maju jaya

    BalasHapus
  2. yang sangat di saayangkan pada film ini adalah tora sudiro tidak seperti sakti yang dulu lg, yg manis dan elegan.. di arisan 2 tora terlihat kumel khas banget terlihat sebagai komedian sitkom..adegan menyelam misalnya.. dia melakukan gerakan semedi di dlm air.. saya kurang suka .. potongan rambut apa musti dibelah begitu?.. ini saja yg sangat di sayangkan.. selain porsi mei mei yg kebanyakan..

    BalasHapus