Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

8.4.11

,

[REVIEW] ? (TANDA TANYA)

Share



Review
Hanung Bramantyo sudah cukup terkenal sebagai sutradara yang kerap membawa tema yang cukup kontroversial dan bernuansa religi ke dalam film-filmnya. Setelah Perempuan Berkalung Sorban, Ayat-Ayat Cinta, Doa Yang Mengancam, dan kemudian Sang Pencerah, Hanung nampaknya masih ingin terus meneruskan genre ini dengan menyutradarai sebuah film yang penuh tanda tanya.

Tanda Tanya (?) adalah sebuah all star team. Mulai dari pemain hingga kru-kru utama adalah nama-nama terpandang di bidangnya. Sebut saja Titien Wattimena yang berada di kursi penulis naskah, dan Yadi Sugandi, master sinematografi Indonesia. Belum lagi music scorer, Tya Subiakto yang sudah malang melintang menambah keindahan film Indonesia lewat musik-musik pengiringnya. Pemainnya? Tak usah diragukan lagi kualitas akting Reza Rahadian, sang bintang yang tengah bersinar, Revalina S. Temat, Hengky Soelaiman, Agus Kuncoro, Endhita, hingga pemain baru, Rio Dewanto.

Menurut saya, ? adalah sebuah film yang personal, tergantung bagaimana masing-masing orang melihat dan mengartikannya, sehingga agak sulit bagi saya untuk me-review-nya, dikarenakan hal ini nantinya akan berujung pada "suka/tidak suka", dan bukan "bagus/jelek". Tema tentang "perbedaan" ini juga sudah berulang kali disajikan lewat medium film, dan masing-masing pasti memancing reaksi yang berbeda-beda, karena sudut pandang yang ditampilkan pun berbeda pula.

Buat saya, ? adalah sebuah film pencarian jadi diri. Sebuah film yang (mungkin) ditulis Titien Wattimena dan disutradarai Hanung untuk bertanya kepada diri mereka sendiri, siapa mereka sebenarnya? Sebuah film yang hanya berniat menggambarkan, memperlihatkan, dan menyatakan pandangannya. Film ini mungkin ada intensi untuk mengajak orang berpikir dan melihat dengan pikiran yang lebih luas dan terbuka, tapi saya tidak merasa dihakimi atau digurui oleh penggambaran tersebut.

Sementara dari segi teknis, lagi-lagi, peraih Piala Citra untuk kategori Pemeran Utama Laki-Laki Terbaik 2010, Reza Rahadian, tampil memukau. Lebih baik lagi, bahkan terlihat adanya perbedaan akting yang ditunjukkan Reza dari film-film terdahulu yang terasa hampir sama di semua filmnya. Di sini, Reza terlihat lebih matang; nampak rapuh tapi sekaligus tegar. Revalina masih sama seperti biasanya, bagus, tapi biasa. Endhita dan Rio Dewanto pun berakting dalam kapasitas yang tepat. Om Hengky Soelaiman juga masih tetap terasah kemampuan aktingnya. Namun yang paling menarik perhatian saya adalah Agus Kuncoro, yang betul-betul tampil total, tapi tak berlebihan. Ia berhasil memainkan perannya sebagai Surya si tokoh, juga sebagai Surya sang Aktor yang tak kunjung terkenal itu dengan sangat baik.

Gambar indah jaminan mutu khas Yadi Sugandi pun semakin terasa feel-nya dengan dukungan cerita yang ringan tapi bermakna oleh Titien Wattimena, serta scoring dari Tya Subiakto yang sangat indah, menyesuaikan dengan setiap adegan-adegan yang ada, sehingga tercipta atmosfir yang saling mendukung satu sama lain menjadi sebuah film yang memanjakan mata, telinga, serta meneduhkan hati para penontonnya. :)

2 comments:

  1. Udah nonton filmnya. Bagus, namun kurang memuaskan. Pengen bikin Reviewnya, tapi malah bingung mau nulis apaan, wuakakakakak....

    BalasHapus
  2. tanks info kak..

    by dunia humor dan amazing

    BalasHapus