[SEGERA] Heart 2 Heart - 11 November 2010

Pemain: Aliff Alli, Irish Bella, Arumi Bachsin, Wulan Guritno, George Taka, Argatama Levy, Indah Permatasari, Miradz
Sutradara: Nayato Fio Nuala
Penulis: Titien Wattimena
Produksi: Starvision



Sinopsis
Semua berawal dari pertemuan tak sengaja antara Pandu (Aliff Alli) bersama sahabatnya (Argatama Levy cs) dengan Indah (Irish Bella), di sebuah danau nan indah. 

Tiga hari pertemuan-pertemuan ini berlanjut, Pandu dan Indah menemukan kebahagiaan yang diisi keindahan hutan, kebun teh, danau, dan cinta. Saat itu Indah sedang berlibur di villa bersama orang tuanya. Kebersamaan Pandu dan Indah terus terbawa dalam hati masing-masing ketika keduanya ke Jakarta, Pandu yakin apabila jodoh mereka akan bertemu kembali, Indah memang bersekolah di Jakarta, dan Pandu baru akan pindah ke Jakarta

Laksana jodoh, garis hidup yang sudah dituliskan Tuhan, Indah bertemu kembali dengan Pandu, dan cinta itu tetap ada walau kini ada rintangan. Indah sudah memiliki ‘pacar’, dan tepatnya jodoh pilihan mamanya (Wulan Guritno), bernama Ramon (Miradz)

Hingga kemudian, sebuah kecelakaan merenggut sebagian hidup Indah. Penglihatannya dan pita suaranya. Saat itulah, kakak Indah (Arumi Bachsin) kembali, setelah selama ini pergi, karena menolak jadi boneka ibunya. Indah ibarat boneka rusak, menolak ditemani orang tuanya, apalagi pacar pilihan orang tuanya. Pandu kembali muncul. Pandu melepaskan sekolahnya di Jakarta untuk kembali ke desa, menyusul Indah, yang memilih menghabiskan kesendiriannya di villa. Pandu tak pernah membiarkan Indah sendiri, seberapa keras pun Indah menolaknya. Bersama-sama, Pandu dan sahabat Indah (Indah Permatasari) mencoba mengembalikan senyum Indah

Dan di situlah, di tempat awal mereka bertemu, Indah dan Pandu kembali bersatu. Seperti sebuah kalimat, “manusia boleh pergi, tapi cinta tinggal selama-lamanya”, begitulah kisah kasih mereka pun menjadi abadi…


Trailer


Komentar
Yak! Nayato telah mencapai film ke-12 nya tahun ini!! Dan tahun 2010 pun bahkan masih sisa 2 bulan -- which means, dia masih ada kemungkinan untuk menambah deretan karyanya tahun ini. Big applause!!

Membaca sinopsisnya, sebetulnya film ini ditujukan untuk menguras air mata penontonnya. Karena jujur saja, walaupun ceritanya sangat FTV dan pasaran, gue sendiri merasakan betapa sedihnya menjadi sang tokoh utama dan jodohnya.

Belum lagi kali ini Nayato bersanding dengan penulis andal, Titien Wattimena, yang tahun ini juga telah menulis 3 film yang mendapat sambutan baik, Minggu Pagi di Victoria Park, Menebus Impian, dan yang akan datang, Love in Perth.

Belum lagi kalau menilik sepak terjangnya di dunia penulisan skenario. Beberapa karyanya bukanlah karya abal-abal. Ia menulis untuk Mengejar Matahari, Tentang Dia, Cinta Pertama, Badai Pasti Berlalu, From Bandung With Love, Summer Breeze, dan masih banyak lagi. Bisa dikatakan, Titien Wattimena adalah ratunya film drama romantis. Melihat hal ini, bolehkah saya agak sedikit bersikap positif terhadap film ini? 

Atau saya masih harus skeptis, mengingat Nayato biasanya sangat suka melebay-lebaykan adegan, dan menjadikkannya bukan semakin sedih, tapi malah menyebalkan? Dan apakah ke-skeptisan saya ini diperburuk dengan posternya yang selintas langsung mengingatkan saya akan film Bollywood yang juga mendapat sambutan hangat tahun ini, Kites?

6 comments:

[SEGERA] Penganten Sunat - 25 November 2010

Pemain: Amink, The Virgin, Gary Iskak, Daus OB, Marwoto
Sutradara: Rako Prijanto
Penulis: Raditya
Produksi: Rapi FIlms


Sinopsis

Japra (Amink) perjaka dari Kampung Pasir yang mempunyai masalah hidup yang sangat berat. Sebuah insiden dimasa kecil yang melibatkan patil ikan lele, alat kelaminnya menjadi berukuran super duper kecil Padahal Japra mempunyai cita- cita dalam hidupnya yaitu ingin menjadi pengantin, dan syaratnya harus disunat 

Ia menjadi bahan celaah warga kampung terutama Sukri, Marwan, dan Juhi. Padahal mereka bertiga juga mempunyai masalah lemah syahwat hingga mereka ditekan oleh istri-istri mereka Lela, Jum dan Tiwi. Satu- satunya orang terdekat Japra adalah Bini (Mita The Virgin) yang mempunyai masalah krisis identitas. Dia merasa adalah lelaki yang terperangkap dalam tubuh perempuan. Tapi dalam hatinya ia diam- diam mencintai Japra

Cerita bermula saat japra berkenalan dengan Srimpi (Dara The Virgin), seorang gadis cantik. Dan mereka pun saling jatuh cinta. Srimpi pun menjadi idola para lelaki Kampung Pasir. Hal ini tentu saja membuat berang para istri

Namun bukan Lela namanya bila tidak mencari akal. Dengan desakan Lela, ia berhasil membujuk Japra untuk segera menikahi Srimpi. Di saat pernikahan digelar, giliran para suami mempermalukan Japra dengan membuat Srimpi sadar betapa kecilnya alat kelamin Japra. Karena malu Japra pun memilih meninggalkan kampung dan Srimpi. Bini yang mulai cemburupun memanfaatkan keadaan ini untuk membuat hubungan Srimpi dan Japra menjadi renggang 

Japra bertemu Aheng orang yang bisa merubah alat kelaminnya menjadi super duper besar. Akhirnya ia berani pulang kampung untuk merebut hati Srimpi kembali. Tetapi kepulangannya justru membawa masalah. Ia menjadi idola para istri dan ini membuat hati Srimpi menjadi cemburu 

Akankah Japra berhasil merebut cinta Srimpi kembali? Akankah Japra meraih cita- citanya untuk menjadi seorang pengantin? Saksikan petualangan seru Japra selengkapnya di film PENGANTEN SUNAT, mulai tgl 25 November 2010 diseluruh bioskop


Trailer


Komentar
Agak sedikit kaget mengetahui Penganten Sunat akan rilis November nanti. Kenapa? Karena di tempat rental, sudah beredar pula VCD dan DVD film berjudul sama (rilisan 2010 juga), seperti gambar di samping ini.

Tapi ketika melihat pemainnya, tampaknya ini adalah film yang berbeda. Trailernya sendiri juga kurang menarik.. Sementara penulisnya, Raditya, apa itu adalah Raditya Dika? Jika iya, apakah berarti film ini bisa jadi film komedi yang benar-benar lucu? Karena sudah beberapa kali Raditya Dika terbukti tidak bisa selucu ketika menulis blog (walau blog nya juga ga selucu kata orang sih kalo menurut gue). Belum lagi ada Aming yang tampaknya agak kesulitan menemukan kembali formula lucu nya yang telah lama menghilang. Don't think I'm gonna watch it.

1 comments:

[SEGERA] PSP: Pengakuan Seorang Pelacur - 18 November 2010



Pemain : Andi Soraya, Jenny Cortez, Gita Prisilfia, Andreano Phillip, Kissinger Mae
Sutradara : Andrew Timothy
Penulis : Cheryl Samantha & Andi Lim
Produser : Sagar M.M


Produksi : MM Creations

Sinopsis


Dua insan saling tidak mengenal terperangkap dalam satu situasi hujan lebat. Yang satu konsultan investasi Bankir (Andy Rahman) dan yang satu adalah seorang pelacur (Christina)

Dalam situasi terjebak pada keadaan yang mencekam disertai angin dan halalintar yang mengerikan, kedua insane saling mengisi dan curhat satu sama lain hingga melupakan status masing masing sebagai konsultan Bankir dan seorang pelacur. Andy Rahman menyadari status dan kedudukannya yang agung dan terpandang tetapi situasi membuatnya terlena dan melupakan segalanya, setelah mendenga kisah Christina sang pelacur yang dalam mengisahkan ceritanya kelihatan sebagai insan yang pernah hidup layak sebagai remaja lainnya

Dapatkan Andy Rahman memahami kenapa keadaan Christina bias seperti ini? Apa kira-kira keputusan Andy Rahman pada masalah yang kompleks ini?



Trailer

Komentar
Sagar MM dan MM Creations kembali menghadirkan suguhan menarik tahun ini. Setelah memproduksi so bad it's good, Raped By Syaitan di awal tahun, mereka kini datang kembali dengan sebuah film yang bisa jadi adalah remake dari film berjudul sama dari tahun jebot, Pengakuan Seorang Pelacur -- dan sekarang disingkat menjadi PSP.

Dilihat trailernya, film ini tampaknya mungkin akan menjadi sebuah sajian yang bisa jadi "layak tonton". Tapi kemudian kita diajak melihat posternya yang sangatttttttttttt........... Tidak relevan dan terlihat sangat ingin bagian tubuh Andi Soraya yang mungkin malah akan menghilangkan hasrat orang untuk menontonnya.

Apakah film kedua MM Creations tahun ini bisa lebih baik dari karyanya di awal tahun? Kita lihat saja nanti.. 

0 comments:

[SEDANG DIPUTAR] Mafia Insyaf - 28 Oktober 2010

Pemain: Atiqah Hasiholan, Indah Kalalo, Anindita, Tora Sudiro, Kieran Sidhu
Sutradara: Otoy Witoyo
Produksi: Kanta Indah Film

Sinopsis

MACAN POLKADOT selama ini dikenal sebagai gank mafia yang cukup ditakuti, dipimpin oleh Dewi, memiliki 3 anak laki-laki: Kendra, Romi dan Jodi. Dewi merasa sudah tua dan ingin Kendra mewarisi usaha keluarganya. Dewi meminta Kendra mencari calon istri. Sampai akhirnya Kendra tak sengaja bertemu dengan Selma yang ternyata bekerja sebagai komisaris polisi. Selma sering menyamar untuk menuntaskan setiap kasusnya. Selma membuat hidup Kendra bergairah lagi

Hubungan Selma dan Kendra menjadi dekat. Untuk menutupi identitasnya, Kendra mengaku bekerja di yayasan sosial dan Selma mengaku bekerja sebagai pegawai negeri. Sampai akhirnya Selma mengaku bahwa dia sebenarnya polisi yang menyamar untuk mengungkap kasus-kasus penyelundupan, penggelapan pajak dan mafia. Kendra terkejut mengetahuinya. Selma shock mengetahui identitas Kendra yang sebenarnya. Kendra berjanji pada Selma, jika suatu saat dia terlibat urusan kriminal, Selma boleh menangkap dengan tangannya sendiri 

Sayangnya Kendra terpaksa terlibat dalam perkelahian ketika kedua adiknya diculik gank Kampak Ungu. Sesuai janjinya, Kendra membiarkan Selma menangkapnya. Selma sedih mendapati kenyataan itu. Kendra, Romi dan Jodi menjalani pengadilan. Mereka berhadapan dengan Bobi, jaksa yang jatuh hati pada Selma yang menjadi jaksa penuntut dalam kasus perkelahian antar gank itu

Akankah Kendra dan adik-adiknya menang dalam kasus ini? Bagaimana akhir kisah cinta antara Kendra dan Selma?


Trailer


Komentar
Sigh.. Cuma bisa ngomong satu hal: Apa yang ada di pikiran Atiqah ketika memutuskan untuk bermain dalam film ini?

1 comments:

[REVIEW] Aku Atau Dia - 28 Oktober 2010



Review
Heart-break.com yang rilis tahun lalu adalah film yang berhasil melampaui ekspektasi gue. Sebuah film komedi romantis yang tidak norak, betul-betul lucu, tapi di sisi lain tetap menunjukkan scene-scene sedih yang menggugah, dan tentunya believable. Mendapat berbagai kritik positif terhadap film tersebut, sang sutradara, Affandi Abdul Rachman, kemudian berencana untuk membuat sekuelnya, yaitu Aku Atau Dia?

Ketika sebuah film berhasil memuaskan penontonnya, maka tugas berat menanti ketika film itu akan dibuat sekuelnya. Pertanyaan terbesar adalah, apakah sekuel ini mampu mengikuti jejak sang kakak? Hal yang sama pun terlintas di benak gue ketika gue tahu bahwa Mas Fandi akan membuat sekuel Heart-break.com. Gue khawatir hasilnya tidak akan sebaik yang pertama, apalagi mendengar deretan cast dengan nama besar semua - yang biasanya akan terjadi clash karena masing-masing karakter ingin menonjol sendiri, atau mungkin malah tidak bisa berkolaborasi dengan baik.

Tapi lagi-lagi, inilah hebatnya Affandi Abdul Rachman. Di setiap karyanya, ia selalu mampu menyatukan para cast nya, dan mengolah semuanya sehingga hasil akhirnya adalah sesuatu yang sangat mendekati kenyataan serta tidak berlebihan.

Walau lebih intens dari film pertamanya, tapi porsinya masih pas, dan juga diimbangi dengan jokes-jokes yang dilemparkan oleh duet Omesh-Ringgo yang jelas jauuuuhhhh lebih kocak daripada Ringgo-Desta. Sementara Rizky Hanggono, yang sebelumnya ga pernah gue suka karena selalu berakting dengan wajah datar, kali ini mengalami sedikit peningkatan, karena tak diduga tak disangka, doi berhasil membuat gue terenyuh untuk beberapa adegan.

Julie Estelle di lain sisi, will be the next big thing. Aktingnya makin terasah di sini. Ia semakin pandai mengelola emosinya, dan menjadikkannya tampak nyata. Sementara itu, Aline Adita, yang merupakan debutnya di film nasional, memerankan karakter yang sesuai dengan penampilannya, sehingga overall Aline mampu berakting sangat natural. Fedi Nuril ternyata mampu tampil gahar dan tidak menye-menye seperti biasanya. Dengan jaket kulit dan motor, Fedi rasanya akan mendapat fans 2x lipat dari sebelumnya :p

Sementara untuk agen heart-break lainnya, mereka bermain dalam porsinya, di mana masing-masing memerankannya dengan cukup baik. Twist lebih banyak dihadirkan di film ini, sehingga walau menggunakan cara yang hampir mirip dengan film pertamanya, film ini akan menjadi lebih menarik karena banyak yang tak tertebak.

Sedikit minus, beberapa adegan terlihat terlalu gelap.. Tapi mungkin hal itu lagi-lagi ditujukan untuk menampilkan kedekatan dengan kenyataan kali ya.. Karena lebih riil liat adegan gelap dalam mobil di malam hari, ketimbang terang benderang di dalam mobil seperti film-film kebanyakkan toh ya? :p

Secara keseluruhan, walau gue lebih suka yang pertama (karena lebih lucu), tapi Aku Atau Dia tetap memberikan sajian yang menghibur (terutama bagi penonton yang belom menonton film pertamanya), menarik, twisted, dan tidak membosankan.

Recommended.

0 comments:

[REVIEW] Madame X


Ada beberapa hal yg perlu diperhatikan dari Madame X:
1. Nama Nia Dinata di kursi produser, yang artinya menjanjikan sebuah sajian yang baik dari segi kualitas
2. Nama Joko Anwar sebagai salah satu cast, yang artinya juga sama seperti di atas, menandakan bahwa ini bukanlah sebuah film asal-asalan
3. Ide cerita yang fresh dan unik, yang belum pernah ditemukan sebelumnya di perfilman Indonesia

Lantas, apakah ketiga poin mendukung di atas mampu menjadikan Madame X sebuah film action comedy yang dikategorikan sukses menghibur penontonnya?

Pertama-tama, gue ingin membahas dari segi marketing film ini dulu. 
Film ini mulai tayang reguler per tanggal 7 Oktober 2010, tapi acara Premiere sudah dilaksanakan sejak bulan Agustus 2010. Hal yang aneh? Tentunya tidak. Tapi yang aneh adalah kelanjutannya. Gue lupa persisnya tanggal berapa, tapi kira-kira 2 minggu menjelang jadwal rilis untuk umum, pihak Kalyana Shira rupanya mengadakan Premiere ke-dua. Lalu, kira-kira tanggal 25 September, mereka mulai menyangkan Madame X untuk show tengah malam di bioskop-bioskop. Apakah menurut Anda mereka sudah kebanyakkan bikin acara "nonton duluan dari yang lain" sebelum rilis reguler? Itu belum termasuk serangkaian acara nonton bareng (baca: gratisan) yang mereka adakan sebelum film ini rilis ke pasar umum lhoo.

Gue paham sih kalo mereka ingin memanfaatkan buzz / word of mouth untuk meningkatkan keinginan orang untuk menonton film ini. Tapi masalahnya, apakah berhasil? Apakah film ini cukup baik dan cukup memuaskan para "penonton awal" mereka itu untuk kemudian menyebarkannya pada teman-temannya yang lain, dan mengajak mereka untuk mau menonton film ini?

Jujur saja, gue pribadi agak risih dengan cara seperti ini, yang mengakibatkan hilangnya hasrat gue untuk nonton -- padahal awalnya gue sangat excited menanti kehadiran film ini. 

Ada dua film tahun 2009 (Merah Putih dan Serigala Terakir) yang menggunakan trik marketing serupa. Hasilnya? Tidak begitu baik. Penonton yang akhirnya menonton di jam tayang reguler tidaklah sebanyak yang mereka harapkan. Pun ketika gue menonton Madame X hanya dalam waktu seminggu setelah ia tayang reguler. Satu bioskop hanya terisi kurang dari 10 orang, padahal itu adalah tempat yang biasanya sangat laris manis ditongkrongi para pecinta film Indonesia.

Lalu sebetulnya, apa sih yang salah dengan tidak mulusnya strategi promo besar-besaran mereka ini? Padahal film ini sudah didukung poin-poin penting yang seharusnya menjadi kunci sukses mereka lho..

Kesalahan terbesar buat gue adalah Aming yang diplot sebagai pemain kunci film ini. Lucunya, karakter Madame X juga merupakan buatan Aming.. Padahal kita semua sudah tahu bahwa DULU Aming memang lucu. Tapi sekarang? Apakah persepsi orang masih sama? Karena sadar atau tidak, lawakkan Aming makin ke belakang makin garing dan itu-itu aja. Terbukti juga di film ini. Ia berulang kali melontarkan ekspresi-ekspresi dan jokes-jokes lucu, tapi yang berhasil membuat penonton tertawa hanya sepersekian dari sekian banyak. Bukan Aming saja. Tapi juga beberapa pemain lain seperti Titi Dj dan Sarah Sechan yang bermain agak sedikit berlebihan dan terlalu memaksa untuk terlihat lucu.

Penyelamat film ini tentu saja bisa gue katakan adalah Joko Anwar. Ia bermain dengan sangat natural (tidak berlebihan) dan meyakinkan. Kalo boleh dibilang, seandainya gue ga tau kalo Joko Anwar akan main film ini, gue pasti akan bertanya-tanya, "Itu yang jadi Aline siapa ya?".

Sayang sih memang, scoring yang mumpuni dari Aghi Narottama dan Bembi Gusti, serta visual yang sangat artistik ini tidak bisa diimbangi dengan keseluruhan kemasan yang dihasilkan. 

Lucky Kuswandi tidak mengawali karirnya sebagai sutradara dengan buruk, tapi ia hanya butuh lebih banyak jam terbang saja untuk melatih dirinya, juga untuk menemukan apa yang sebenarnya ia inginkan dan ingin ia ceritakan kepada penontonnya.

0 comments:

[SEGERA] Senggol Bacok - 4 November 2010



Pemain: Fathir Muchtar, Kinaryosih, Ringgo Agus Rachman, Aji Idol, Jonny Iskandar
Sutradara: Iqbal Rais
Produksi: MVP Pictures



Sinopsis


Urusan cinta boleh keok, yang penting lawan bonyok"

Bagi Galang (Fathir Muchtar)  hanya satu yang harus dimiliki seorang lelaki: NYALI!  Itu sebabnya, Galang tidak pernah takut pada apapun. Ia memutuskan kembali ke Jakarta, ingin menata kembali hidupnya setelah putus dari tunangannya. Sampai Jakarta, Galang bertemu teman baru, Disko (Adjie Idol), seorang pengamen kelas teri  bersuara emas namun berwajah lumpur (item dan dekil) yang selalu berhasil meredam amarah Galang

Saat Galang berusaha melupakan sang tunangan, nasib mempertemukannya dengan Laras (Kinaryosih), gadis manis yang bisa bikin lumer hati batu Galang. Sayang, sifat tempramenal Galang malah menjauhkan dirinya dari Laras. Tidak sengaja, Galang sukses menghajar ayah Laras yang dikiranya preman. Ayah Laras juga harus masuk rumah sakit gara-gara niat baik Galang yang mengoleskan selai kacang

Cinta Galang dan Laras semakin pelik dengan kehadiran penghuni kos baru, Donny(Ringgo Agus Rachman).  Pemuda kalem namun licik ini, mempunyai sejuta akal bulus di otaknya untuk mendapatkan hati Laras. Adu strategi  “otot” versus “otak” antara Galang dan Donny merebut perhatian Laras pun tak terelakan. Dibantu oleh Disko dan seorang motivator kejiwaan kelas wahid (Jonny Iskandar), Galang berusaha mengendalikan emosinya untuk dapat memenangkan pertempuran melawan Donny


Trailer
Menyusul


Komentar
Entahlah.. Begitu melihat posternya, film ini mengingatkan gue akan film Ai Lop Yu Pul. Membaca sinopsisnya, sepertinya film ini juga akan jadi film action-comedy ke-sekian tahun ini - yang sayangnya belum ada yang berhasil menyajikan action-comedy yang memuaskan. 

Iqbal Rais sang sutradara, yang tahun ini juga telah menproduksi Sehidup (Tak) Semati yang bergenre drama, memutuskan untuk kembali ke jalur komedi nya, setelah cukup lumayan mengarahkan beberapa film komedi seperti dwilogi Tarix Jabrix dan Si Jago Merah. Akankah iya mampu menghasilkan sebuah film yang menghibur?

1 comments:

[SEDANG DIPUTAR] Rokkap - 21 Oktober 2010


Produser: Inge Rosandi Kandou
Produksi: Promised Land Pictures
Pemain: Kinaryosih, Alex Abbad, Agastya Kandou, Sarah Jane, Tongam Sirait, Iyuth Pakpahan
Sutradara: Bm Joe Ginanti, Rona Tembang Sari, Hendra Pay


Sinopsis
Film drama percintaan dengan kultur budaya Batak antara Lingga (Kinaryosih) yang tuna netra dengan Bow (Alex Abbad), seorang fotografer - harmonisasi hasapi (musik traditional Batak) dan keindahan Danau Toba



Trailer


Komentar
Film ini tampak menarik! Lihat saja trailernya.. Penuh dengan nuansa daerah Sumatra, juga diiringi musik-musik daerah Batak. Tapi sayang, film ini betul-betul tidak kedengaran gaung promosinya, tau-tau muncul begitu saja di bioskop hari ini..

Kalau boleh dibilang, film ini tidak dibuat untuk tujuan komersil.. Malah bisa dikatakan sebagai sebuah film Indie..  Tapi, bukan berarti film Indie minim kualitas kan? ;)

Kayaknya akan menyempatkan waktu untuk menonton.. 

1 comments:

[SEGERA] Rintihan Kuntilanak Perawan - 14 Oktober 2010

Pemain: Tera Patrick, Angel Lelga, Andreano Philip, Catherine Wilson
Sutradara:
Produksi: K2K Production

Sinopsis
Menyusul

Trailer
Menyusul

Komentar

Setelah 'sukses' dengan "Artis Jepang" dan "Artis Korea", kini K2K membawa "Artis Porno USA" yang langsung menarik perhatian mata masyarakat awam. Tinggal 6 hari lagi hingga film ini dirilis, bersamaan dengan Perjaka Terakhir 2, tapi informasi apapun belum dapat ditemukan, kecuali gambar posternya. Tanpa promosi yang benar-benar mengeluarkan uang, hanya sekedar memasang banner di bioskop-bioskop (dan tentunya Bioskop Mulia Agung), serta menyebar satu buah poster di internet, promosi mereka pun berjalan dengan sendirinya. Melalui sensasi yang ditimbulkan - sangat khas KKD.

Omong-omong, ada yang lucu di sini. Di sebuah thread di Forum Movies Kaskus, ada seorang user yang pernah mengeluarkan sebuah judul yang persis sama dengan film ini, di bulan Maret 2010. Apakah KKD memang 'terinspirasi' dari judul yang diungkapkan user tersebut, atau mungkin user tersebut memang menjual ide ceritanya kepada K2K? Untuk mengetahui kebenarannya, silahkan menyaksikan sendiri jika memang 'penasaran' pada apa yang akan diperankan seorang Tera Patrick dalam film yang katanya adalah sebuah film horor..

0 comments:

[SEGERA] Aku Atau Dia - 28 Oktober 2010

Pemain: Julie Estelle, Rizky Hanggono, Aline Andita, Fedi Nuril, Sophie Navita, Lukman Sardi, Verdi Solaiman, Shara Aryo, Alex Abbad, Yama Carlos, Edo Borne, TJ, Ringgo Agus, Ananda Omesh
Produser & Sutradara: Affandi Abdul Rachman
Penulis: Nataya Bagya & Affandi Abdul Rachman
Produksi: One Star Picture

Sinopsis
Novi (Julie Estelle) dan Dafi (Rizky Hanggono) sudah berpacaran selama empat tahun. Novi sangat mencintai Dafi dan mendukung Dafi dalam hal apapun, termasuk karirnya sebagai pengacara. Amara, pemilik Amara & Partners, tertarik terhadap Dafi, kemudian menawarkan posisi partner, yang langsung diterima Dafi - yang memang ingin karirnya melesat. Konsekuensinya, hubungan Novi dan Dafi pun di ambang jurang.

Beruntung, Novi ditemani dan dihibur saudara-saudari nya, The Suryanas - Pipit (TJ), Wawan (Omesh), dan Asep (Ringgo). Novi kemudian secara tidak sengaja mendengar siaran radio heart-break.com, di mana Mbak Elza (Sophie Navita), pemilik heart-break.com, sedang menceritakan kisah patah hati akibat orang ketiga. Setelahnya, Novi berniat meminta bantuan Mbak Elza dan tim heart-break untuk membantu menemukan jawaban atas perlakuan Dafi padanya.

Dibantu team leader heart-break, Rama (Fedi Nuril) dan The Suryanas, Novi berusaha merebut kembali perhatian Dafi. Kedekatan hubungan Rama dan Novi ini rupanya lama-lama berubah. Rama mulai menaruh perhatian pada Novi. Apa yang akan terjadi selanjutnya?


Trailer


Komentar
Affandi Abdul Rachman telah berhasil menjadikan kisah romantic-comedy yang biasa-biasa saja, heart-break.com (rilis Desember 2009) menjadi luar biasa, karena ia berhasil meramu setiap elemen dalam film tersebut menjadi suatu kesatuan yang saling mendukung satu sama lainnya. Akankah ia berhasil lagi di 'kasus' kedua yang ditangani tim heart-break?

Bagi yang pernah menonton film pertamanya, heart-break.com, maka mungkin tak akan kebingungan membaca apa yang saya tulis di sini. Tapi bagi yang belum menonton atau mendengar film yang dibintangi Raihannun dan Ramon Y Tungka ini, mungkin akan mengira bahwa heart-break.com hanyalah sebuah situs. Tapi Anda salah. heart-break.com bukan hanya sekedar situs, tapi ia juga adalah sebuah film yang menjadikan situs tersebut sebagai bentuk nyata dari apa yang ingin dipraktekkan dalam filmnya.

Kembali mengajak scene stealer dari film sebelumnya, Omesh, serta tim heart-break, tapi dengan main cast dan cerita yang serupa tapi tak sama, cukup besar harapan gue terhadap film ini. Apalagi kemarin sempet magang juga bantu-bantu produksi film ini. :o

Karena tahun lalu film ini gagal akibat ulah Tante Tamara and Bikini Girls, maka gue berdoa semoga 28 Oktober ini, tiada halangan yang mampu menganggu film ini untuk ditonton jutaan pasang mata. *crossing fingers*

0 comments:

[Review] Satu Jam Saja


"Seandainya saja Tuhan memberikan waktu satu jam saja untuk mencintai kamu, pasti hidupku akan bahagia"

Review
Senada dengan Rhoma Irama yang kembali menginjakkan kaki ke dunia perfilman lewat Dawai 2 Asmara nya, Rano Karno kemudian mengikuti jejak Bang Haji, dengan meluncurkan sebuah film berjudul Satu Jam Saja, yang ditulisnya, dimainkannya, sekaligus diproduksi di bawah PH nya, Karnos Film. Mengajak bintang-bintang muda yang cukup memiliki nama di kancah perfilman Indonesia, Vino G Bastian, Revalina S Temat, dan Andhika Pratama, apakah nama Rano Karno dan para pemainnya mampu "menjual" Satu Jam Saja?

Secara keseluruhan, film ini bisa dibilang cukup baik, walau tidak istimewa. Padri Nadeak - yang juga DOP trilogi Merah Putih - dengan cakap memberikan visualisasi yang memanjakan mata, baik dari segi warna angle, dan tentunya pemandangan dari setiap lokasi. Di lain sisi, Purwacaraka, yang baru pertama kali terlibat dalam pengisian musik sebuah film, well.. cukup memenuhi apa yang diinginkan pembuat filmnya, yaitu melodi-melodi lembut yang membantu mendramatisir suasana.

Gue juga harus memuji tim make up nya, karena gue baru kali ini liat Vino sekinclong itu, seakan-akan gue melihat Brad Pitt jadi muda lagi di Benjamin Button. Bukan artinya Vino tua loh - maaf para penggemar Vino - tapi Vino jelas jauh lebih fresh ketimbang penampilannya di film-film lainnya. Eh, apa itu juga CGI, seperti di Benjamin Button? *apa sih* 

Nah, kisah kelamnya sendiri sudah dibuka sejak awal, sehingga sepanjang film berlangsung, aura yang dirasakan adalah aura kesedihan, kemarahan. Tapi Ario Rubbik tampaknya sedikit kebingungan menemukan emosi seperti apa yang ingin ia sampaikan, sehingga seringkali terlihat adanya character conflict dalam diri masing-masing karakter. Belum lagi chemistry yang kurang erat antar Vino-Reva-Andhika. Hasilnya? Kalo ditanya nangis, ya gue nangis (gue emang gampang banget terharu. hahaha), tapi gue nggak merasa simpatik terhadap keresahan, kesedihan, dan kemarahan para tokoh, yang semestinya harus dapat dirasakan oleh penonton. 

Rano Karno, yang mungkin karena sudah terlalu lama tidak menulis cerita, hampir sama seperti Rhoma Irama, ia tampaknya tidak mengikuti perkembangan "bahasa gaul" anak muda zaman sekarang, sehingga dialog-dialog yang ia tulis terdengar sangat kaku dan cheesy. Jokes-jokes yang dilempar, walaupun masih bisa membuat tertawa, tapi sangatlah dapat ditebak sebelumnya. Tapi mungkin dialog-dialog ala 80an ini dirindukan para penonton, karena gue baru denger kabar kalo film ini full house di bioskop-bioskop - which is a good sign.

Sebagai debut penyutradaraan, Ario Rubbik telah memberikan usaha yang patut dihargai, dan dia hanya perlu jam terbang lebih untuk mengasah kemampuannya. Sementara Vino, gue menemukan fakta menarik di sini: Vino tampaknya berbakat main film komedi, karena ia bisa menampakkan raut wajah yang cukup komikal untuk membuat penonton tertawa. ;)

2 comments:

[SEGERA] Perjaka Terakhir 2 - 14 Oktober 2010

Pemain: Fahrani Empel, Ringgo Agus Rahman, Barry Prima
Sutradara: Jacki
Penulis: Cassandra
Produksi: Diwangkara

Sinopsis

Sam, gadis cantik sedang menjaga supermarket 24 jam.  Matanya menangkap ada penjahat berusaha untuk mengutil. Ternyata ia mengancam agar semua uang di kasir diserahkan kepadanya atau ia akan meledakkan bom yang menempal di dirinya. Panik, Penjaga Toko langsung menyerahkan uangnya. Namun begitu si Penjahat bergerak keluar, Sam langsung berlari mengejarnya. Di saat yang bersamaan, Sugeng, seorang polisi culun, melihat si Penjahat ngebut dengan motornya. Panik, Sugeng berusaha mengejar penjahat Namur penjahat berhasil melarikan diri. Sugeng terluka, akhirnya 

Di perguruan, Sugeng ternyata sudah membuat perjanjian dengan para guru Sam. Ia akan membantu mempromosikan perguruan, termasuk dengan memasukkan para master untuk tampil di tv. Sam harus mengajar Sugeng supaya jago bela diri. Latihan demi latihan dijalani Sugeng. Para master memaksa Sam untuk melatih Sugeng lebih intensif, demi nama baik perguruan

Di saat yang bersamaan,  suksesnya perguruan silat Sam membuat berang perguruan lain yang lebih canggih dan mahal. Ketua perguruan saingan, KI WEDAN ingin mencari siapa Sugeng yang katanya sangat jagoan. Ia mengirim anak-anak buahnya yang jago untuk menangkap Sugeng. Namun dibantu Sam, Sugeng berhasil selamat. Tidak bisa lain, Ki Wedan memutuskan untuk turun tangan sendiri. Ia ingin sekali menantang Sugeng duel. Ia menculik Sam dan berhasil mengalahkan semua master. Ki Wedan membawa Sam ke atas Monas dan menunggu Sugeng di sana. Sekarang bisakah Sugeng menyelamatkan Sam. Apakah pada akhirnya, ia betul-betul bisa mengeluarkan tenaga dalamnya seperti yang diajarkan Sam selama ini?


Trailer


Komentar
Walau tinggal seminggu lagi tayang di bioskop dan banner nya sudah tersebar di beberapa jaringan XXI dan 21, tapi belum ada info yang cukup untuk mencari tahu, apa sih sebenarnya kisah yang ingin dibawakan dalam Perjaka Terakhir 2 ini?

Fahrani yang dulu sempat menjanjikan lewat Radit dan Jani serta Kala, jadi terjun bebas ke jurang penuh uang, hingga ia mau main dalam film apa saja, termasuk berakting bugil di dalamnya -- seperti di film ini. Yang lebih mencengangkan adalah, bukan hanya Fahrani yang tampil berani dalam film ini, tapi Ringgo juga.

Melihat trailernya, entah apa yang ada di benak pembuatnya. Sudah tidak menceritakan apa-apa, hanya memamerkan jurus-jurus laga yang ditambahi sound effect yang berlebihan, trailer ini pun 11-12 dengan trailer film Mafia Insyaf, yang kebetulan diproduksi oleh rumah produksi yang sama. Dan buruknya, kedua film tersebut tampak sama busuknya. 

0 comments:

[SEGERA] Setan Facebook - 21 Oktober 2010

Pemain: Cindy Anggrina, Boy Hamzah, Jeehan Sienna, Maeeva Amin, Waqid, Ricky Ertan
Sutradara: Helfi Kardit
Produksi: D'Color Entertainment


Sinopsis

Farah, di usia 19 sangatlah energik dan spontanitas, termasuk urusan identitas yang sudah dianggap over-narsis oleh teman-teman dekatnya. Cici, sahabatnya dan Nauvam pacarnya sudah seringkali mengingatkan Farah agar tidak terlalu obsesi dengan status di Fesbuk

Kadar aktifitas Farah sudah melebihi porsinya, kadang di tempat yang tak semestinya dan di waktu yang tak seharusnya. Ia terus saja mengupdate status Fesbuk. Apapun yang ada di benaknya tak pernah terlewat sekalipun. Teror pun dimulai kala Farah di undang untuk mengkonfirmasikan profil seseorang bernama Mira Anindhita, sosok asing yang di kemudian hari membawa bencana. Selamatnya, Farah tak pernah menggubris untuk mengkonfirmasi. Namur, beberapa temannya satu per satu yang juga di-undang mendadak mati mengenaskan

Farah pun mulai ketakutan ada apa sebenanrnya? Apakah kematian orang-orang disekitarnya ada hubungan dengan fesbuk atau pembunuh psycho yang meneror dengan cara yang aneh. Segera ia meminta bantuan Roni hacker yang diminta menelusuri profil misterius yang mungkin jadi penyebab kematian akhir-akhir ini

Seiring teror terus berjalan Farah bertemu dengan Oma Pujo yang konon menjadi kunci dari semuanya. Namun Farah masih belum bisa tenang karena waktu tak lagi menyisakan kesempatan untuknya...

Adakah hubungan Farah dengan sosok misterius yang melakukan teror hingga menghabisi nyawa orang tersebut? Akankah Farah tetap bertahan hidup?


Trailer

Komentar
Walau tahun ini posisi Facebook sedikit demi sedikit dikalahkan Twitter, tapi rupanya hal itu tidak mengurangi hasrat para sineas untuk mengemas Facebook dalam balutan kisah. Bukan hanya dari produsen lokal, Hollywood pun menjadikan Facebook sebagai fokus ceritanya dalam film The Social Network karya David Fincher. Di dalam negeri, Awi Suryadi sebelumnya telah mengulas permainan cinta dalam Facebook, lewat I Know What You Did on Facebook.

Sekarang, setelah genre thriller dan drama telah dipersembahkan ke khalayak, Helfi Kardit lewat D'Color Entertainment yang sebelumnya juga telah memproduksi Jinx di awal tahun, kembali hadir lewat sajian horor bertajuk Setan Facebook.

Entah apa yang ada di benak pembuatnya hingga datang dengan ide seperti ini. Lantas, apakah mereka juga sudah terlebih dahulu meminta izin menggunakan nama Facebook pun saya ragu. Apakah film ini akan berbeda dari film-film horor Indonesia kebanyakan? I don't think so. Semuanya terasa dibuat ala kadarnya dan tentunya masih menampilkan adegan-adegan yang "mengundang".

Akankah Helfi Kardit mampu membuat film ini agak berbeda dari film-film horor lainnya? Kita lihat saja.. 21 Oktober 2010!

0 comments:

Blogger Template by Clairvo