[SEGERA] Akibat Pergaulan Bebas - 29 April 2010

Rilis: 29 April 2010
Pemain: Uli Auliani, Samuel Zylgwyn, Sabai Morscheck, Leylarey Lesesne, Smitha Anjani, Ray Sahetapy
Penulis: Puguh P.S Admadja
Sutradara: Nayato Fio Nuala
Produser: H.M Firman Bintang
Produksi: Mitra Pictures

Sinopsis:
Tiga sekawan, Kanya, Dinda dan Zizi terjebak masuk dalam kehidupan Pergaulan Bebas. Akibat broken home membuat Kanya akhirnya jadi cewek panggilan. Bukan hanya itu, Kanya juga berusaha membujuk sahabatnya Dinda untuk ikut ke jalur yang sama, dengan dalih jadi model terkenal. Semula Dinda memang bisa menolak. Akan tetapi himpitan ekonomi yang menderanya, Dinda tak mampu bertahan. Keinginannya untuk terus melanjutkan kuliahnya dan bapaknya yang sakit keras, membutuhkan biaya cukup besar, Dinda tak punya pilihan lain, akhirnya bersedia menjadi seorang foto model. Kanya membawa Dinda kepada Boni, yang katanya bisa menjadikan Dinda seorang model terkenal dan cepat banyak uang.

Tapi apa mau dikata, Dinda bukannya jadi model yang terkenal, tapi justru terjerumus juga kedalam kehidupan pergaulan bebas, menjadi cewek panggilan, seperti Kanya. Zizi lain lagi. Dia lebih memilih menjadi pacar gelap dari seorang lelaki yang telah beistri asal segala keinginannya dapat  terpenuhi. Banyak uang dan hidup bersenang senang setiap hari. Tiada hari tanpa pesta.

Salah satu sahabat dekat Dinda, Gladis, anak tungal dari seorang pengusaha sekaligus pejabat yang sukses, telah berulang kali menasehati  Dinda agar menjauhi Kanya dari pergaulannya yang salah. Gladis sangat yakin pengaruh buruk Kanya akan menghancurkan kehidupan Dinda yang sangat polos dan lugu. Tapi semua nasehat Gladis hanya angin lalu bagi Dinda.

Suatu malam, Boni dan Boy menjual Dinda pada seorang pejabat bernama Indra, yang tak lain adalah papanya Gladis. Keadaan itu jelas tidak mengenakan buat Dinda, tapi apa mau dikata, dia butuh uang banyak. Kejadian itu tercium oleh Gladis. Gladis marah besar pada papanya, dan berang pada Dinda. Gladis tak mau lagi berteman dengan Dinda. Kejadian itu membuat Dinda kacau, dia memutuskan untuk berhenti jadi cewek panggilan. Boy berang tak bisa menerima berhentinya Dinda. Bahkan dengan pukulan dari Boy, Dinda tetap tak bergeming, Dinda ingin keluar dari kehidupan yang penuh dengan dosa

Rupanya niat untuk berhenti jadi pelacur juga dilakukan oleh Kanya yang lebih dulu menyesali nasibnya. Kanya ingin kembali ke keluarganya yang sudah lama dia tinggalkan. Juga sama dengan Zizi, yang memilih menggugurkan kandungan, setelah dihamili Roy. Zizi meninggalkan Roy. Kanya, Dinda dan Zizi ingin kembali ke jalan yang baik. Namun niat itu mendapat hambatan yang keras dai Boy. Boy datang memaksa mereka untuk kembali melacur. Tiga sahabat itu kalap. Mereka bersama-sama melawan Boy, dan sebuah tusukan pisau membuat Boy mati

Mereka akhirnya melarikan diri, menyadari semua kesalahan yang sudah mereka lakukan. Mereka memutuskan keluar dari Kehidupan Pergaulan Bebas dan kembali ke jalan yang benar

Trailer:

Komentar:
Tampaknya gue ga perlu baca sinopsisnya.. Hanya dengan melihat trailernya dan judul saja saya sudah tau film seperti apa ini.. :D

Yes, King Nayato is back in action. Dengan genre yang sudah tidak asing lagi seperti sebelum-sebelumnya. Terhitung sudah 6 film bertipe serupa yang dibesutnya; Butterfly, Virgin 2: Bukan Film Porno, Putih Abu-Abu dan Sepatu Kets, 18+, Belum Cukup Umur, dan yang terbaru: Akibat Pergaulan Bebas.

Nayato kayaknya ga pernah bosan deh untuk menasihati anak muda.. Dan tampaknya "nasihat-nasihatnya" selalu gagal.. Kenapa? Kalo berhasil, ngapain juga dia bikin film yang mirip-mirip sampe 6x? ;)

Nampaknya pula, film ini masih tetap akan membawa style Nayato -- pengambilan gambar dan warna yang indah, blurry-blurry, high angle, dan.... kata orang sih pasti gelap dan hujan. :D

Rilis tanggal 29 April, bareng Taring-nya Rizal Mantovani yang juga memiliki poster setipe (4 ewek dan 1 cowok, berjejer), dan judul yang dejavu ftv-ftv zaman dulu, kita lihat saja bagaimana hasilnya....



1 comments:

[REVIEW] D2/Demi Dewi - in theaters 6 Mei 2010




Trailer


Review
Pertama-tama, harap diingat bahwa review berikut bukanlah karena gue mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan film ini lebih dulu dibanding siapapun.. Bukan juga karena gue kenal.. Bukan juga karena gue nggak enak bilang jelek. Dan bukan juga karena Winky reminds me of someone di situ :o Review berikut akan tetap objektif dan apa adanya. Terima kasih :D

Kalo ada yang pernah nonton RASA, pasti akan sedikit banyak tidak yakin terhadap D2. Tapi ternyataaaa sodara-sodara.. D2 dan RASA itu bagaikan berasal dari dua dunia yang berbeda, dan dari dua orang yang berbeda. 

Film drama yang baik menurut gue adalah ketika gue berhasil tersentuh dan menangis, dan D2 berhasil melakukannya. D2 merupakan sebuah film drama yang kuat, dan ditambah sedikit bumbu action yang tidak berlebihan.. Penceritaannya mengalir cukup lancar, walaupun ada beberapa dialog yang terkesan kaku dan agak berlebihan, namun tetap salut pada Pak Sutradara, Charles Gozali, yang berhasil mengeluarkan kemampuan terbaik para aktornya. 

Wulan Guritno dan Winky Wiryawan tampil dengan sangat total - bisa dibilang terbaik selama karir mereka. Apalagi Winky yang berhasil memancing emosi (baca: tangis) gue di banyak adegan.. Pemain-pemain yang tampil hanya selintas seperti Tante Widyawati dan Robertino juga tak mau kalah dan mencuri perhatian.

D2/Demi Dewi memang bukan film yang sempurna dan memorable untuk sebagian penontonnya, tapi Demi Dewi -- khususnya Wulan dan Winky -- adalah sebuah film keluarga yang berhasil membuktikan bahwa Indonesia juga memiliki pria dan wanita dewasa yang masih tetap ganteng dan cantik untuk dijadikan pemeran utama; gak cuma bocah-bocah ingusan yang hanya bermodalkan kostum dan make up. :p


Btw, lagu D'Masiv - Jangan Pergi yang dijadikan soundtrack D2 itu enak lohh.. ;)






#CatatanIseng
Ah.. Kayaknya gue akan sangat bingung memilih siapa aktor terbaik tahun ini.. Udah banyak calon yang muncul, padahal ini baru bulan April.. Hmm.. Winky dan Wulan jelas sangat layak mendapatkan penghargaan tahun ini..

1 comments:

[REVIEW] Alangkah Lucunya Negeri Ini



Review
Bulan April memang bulan yang penuh dengan daftar film-film bagus, film Indonesia khususnya. Dan alangkah senangnya saya bisa menonton film Indonesia sebaik ini..

Berisi deretan aktor-aktor kelas atas yang sudah melanglang puluhan tahun di industri perfilman tanah air, ALNI tampil dengan sangat memuaskan di bawah arahan seorang Dedi Mizwar. Filmnya lucu (ga pernah gue denger penonton tertawa riuh rendah nonton film Indonesia seperti tadi), sedih, dan sentilan-sentilannya ke banyak aspek kena, tapi tidak berkesan menghasut atau menggurui sama sekali.

Reza Rahardian betul-betul memegang peranannya dengan sangat baik, dia tampil sangat maksimal, terutama di adegan terakhir.. Duh, berasa ngenes banget dah.. Ga kehitung gue nangis berapa kali.. Tio Pakusadewo juga bermain dengan sangat brilliant sebagai seorang kepala copet (tapi peduli dengan masa depan anak buahnya). Tak ketinggalan Asrul Dahlan, Dedi Mizwar, dan Tika Bravani yang tampil melengkapi film wajib tonton di bulan April ini.

Silahkan ke bioskop dan tonton film ini,  Anda akan melihat film Indonesia yang tidak seperti biasanya. :)

4 comments:

[SEGERA] Taring - 29 April 2010

Rilis: 29 April 2010
Pemain: Fahrani, Rebecca Rijman, Sinta Bachir, Dallas Pratama, dan Reynavenzka
Sutradara: Rizal Mantovani
Produksi: Rapi Films




Sinopsis:
FARAH (Fahrani), seorang model, menerima job model lingerie dari sebuah perusahaan terkenal, HEAVEN’S SECRET, dengan tema WILD FANTASY. Farah bersama dua model lainnya – WIWID (Shinta Bachir) dan GABRIELLA (Rebecca Reidjman)- akan ke sebuah daerah terpencil dengan alamnya yang masih liar dan indah untuk pengambilan foto. Bersama mereka, ada DAMIAN (Dallas), fotografer, ALEX – perwakilan perusahaan Heaven’s Secret yang arrogant, serta INGGRID – asisten Damian.



Ketika melakukan perjalanan dengan mobil kedaerah pedalaman, mereka melalui perkampungan dan sedang terjadi upacara pemberian sesajen buat dedemit penjaga hutan. Supir yang juga penunjuk jalan, menolak untuk mengantarkan mereka memasuki hutan. Akhirnya Alex memutuskan untuk menyetir mobil sendiri, namun ternyata dia melindas sesajen-sesajen penduduk hingga kacau berantakan.


Keesokan paginya, pemotretan lingerie pun dimulai. Semua berjalan lancar hingga akhirnya Inggrid merasa aneh dengan hasil pemotretan. Ketika senja datang,  Dedemit dengan taring runcing dan kukunya setajam pisau datang menyiksa dan menghabisi satu persatu anggota rombongan.

Farah yang terpisah dari Wiwid dan Gabriella, berlari sekuatnya, tiba-tiba Farah terhenti dari larinya, terdiam kaku dan menegang, matanya melotot melihat sosok dedemit tepat dihadapannya…

Mereka berjuang untuk tetap hidup dan keluar dari terror hutan neraka tersebut!



Komentar:
Setelah sukses mengantarkan Tante Tamara and Bikini Girls menjadi salah satu film dengan jumlah penonton terbanyak di Indonesia, Rapi Films sebagai rumah produksi yang sudah berdiri lebih lama dari Maxima jelas tak mau kalah. Diboyongnya lah Rizal Mantovani, sutradara juara yang bisa menjadikan slasher jadi-jadian menjadi sesuatu yang ditakuti Tante Tamara and Bikini Girls nya.

Kali ini, selang 4 bulan dari rilisan pertama Air Terjun Pengantin, Mas Rizal kembali hadir membawa genre sejenis, poster sejenis (bahkan lebih "wah"), dann... pemain sejenis, namun lebih fresh dari Tante Tamara and Bikini Girls. Terbukti dari posternya toh.

Gue sungguh-sungguh penasaran, bakal "sekejam" apa sih Mas Rizal nanti? Apakah cukup membuat gue merasa nggak nyaman karena sadis, atau malah membuat gue merasa nggak nyaman karena sadisnya nggak seruncing taring dedemit dan kukunya nggak setajam pisau yang siap menyiksa para model lingerie tsb?

0 comments:

[REVIEW] Tiran (Mati di Ranjang)

PREVIEW



"Orang hamil itu... Cemburunya lebih gede (sambil menjawil hidung Mas Bruggman)" 
~ Mbak Dedew di Tiran (Mati di Ranjang) ~


Review:
Sebelumnya, saya ingin meminta maaf kepada diri sendiri dan orang lain, karena saya terpaksa melanggar janji saya yang tidak akan menonton film kancut lagi. Entah mengapa, ketika film-film macam Green Zone, Titans, Dragon, Frozen, Hachiko, Khan, Parnassus, dll belum saya tonton, saya malah memilih menonton film ini. Jujur saja, dua nama besar di balik film ini lah yang membuat saya jadi berkeinginan menontonnya. Sebagai (mantan) penggemar Mbak Dedew dan pecinta Mas Bruggman (yang sayangnya ***), saya mau ga mau harus menonton film ini donggggg...

Langsung saja ya, tanpa basa basi lagi.. Film ini adalah film Mbak Dedew yang paling membosankan. Rasanya saya ingin segera keluar dari bioskop, bahkan ketika filmnya baru berjalan 30 menit. Film ini terasa lamaaaaaaa sekali. Tidak ada ketawa "hihihihihihihihi" nya yang khas itu, tidak ada dialog masterpiece "Mau mandi bareng, Mas? Hihihihihihihihihi!"

Yang ada hanyalah ide cerita yang sebetulnya cukup menarik, tapi sayangnya harus dibikin sangat amat komersil, sehingga pameran berjalan pun terus ada sepanjang film --- dannnn!!! ga ada serem-seremnya sama sekali. Seperti biasanya.

Beberapa notes dari saya:
1. Rumahnya bagus bener dah
2. Ci Lisye boleh juga lebaynya.. Gue suka.. HAHAHAHA :))
3. Film ini lebih slasher daripada yang ngaku-ngakunya slasher, Tante Tamara and Bikini Girls
4. Jumping scene banyak dan kasar banget, entah perbuatan LSF atau editornya yg goblok
5. Kissing scene di film nggak ada apa-apanya dibanding 'teaser' di youtube
6. Poster LEBAY. Ga ada pocong kok di film ini. Ga ada kakek-kakek tua juga. Yang mati di ranjang pun cewe.
7. Rumahnya keren banget :D

1 comments:

[SEGERA] Red Cobex - 17 Juni2010


Rilis: 17 Juni 2010
Sutradara: Upi
Pemain: Tika Panggabean, Sarah Sechan, Indy Barends, Cut Mini, Aida Nurmala, Lukman Sardi, Shanty, Revalina S Temat, Irfan Hakim, dan Niniek L Karim
Produser: Ir. Chand Parvez Servia

Sinopsis:
Geng Red Cobex adalah sekumpulan Ibu-ibu yang mengatasnamakan kebajikan dalam menumpas kemudaratan, bergaya ala-ala preman. Karakter-karakter dalam film ini terdiri dari berbagai suku. Ada Ambon, Madura, Manado, Cina, Tegal, Betawi, dsbnya. Di Red Cobex ada sedikit unsur actionnya. Tapi bukan action yang serius ya, lebih ke komedi. Ini film komedi dimana saya banyak memasukkan unsur-unsur hiperbola didalamnya. Jadi kalo ada yang mulai bertanya apakah cerita ini realita or tidak, maka saya cuma bilang ada beberapa ide yang diambil dari parodi realita kehidupan sosial dan politik yang ada, tapi secara penggambaran dalam film ini cenderung komikal dan hiperbola. Red Cobex adalah film hiburan yang sederhana. Dibuat simply hanya untuk menghibur. Tidak ada misi tertentu, pesan tertentu, apalagi pesan moral.

Komentar:
Deretan nama pemain yang cukup familiar di tanah air.. Tapi kualitas aktingnya tidak semuanya menjamin. Lukman Sardi, walaupun ia adalah idola saya, tapi kok gue merasa dia tahun ini kebanyakan main film ya? Dilihat dari ceritanya sendiri, action comedy, sepertinya film action comedy lagi mau mulai diangkat ya, karena MadameX, di mana beberapa pemain di sini juga terlibat di sana, juga bergenre action comedy. Soal penggarapan akhirnya, gue sih berharap Upi bisa memberikan yang terbaik, setelah cukup mengecewakan di Serigala Terakhir kemarin.

Rencana rilis katanya 20 Mei, tapi baru baca di blog nya Upi, mereka baru mulai syuting tanggal 1 April kemarin. Sementara baca berita di Tempo, film ini katanya sang produser akan rilis tanggal 20 Mei. Hmm? Kebut tayang kah? Atau hanya miskomunikasi?


Trailer:

2 comments:

[SEGERA] Bebek Belur - 8 April 2010

Rilis: 8 April 2010
Produser: Damiana Widowati
Sutradara: Adrianto Sinaga
Pemain: Didi Petet, Deddy Mizwar, Slamet Rahardjo, Torro Margens, Gigi Band, Joshua Pandelaki, Ully Artha, Rima Melati, Ida Kusumah, Jajang C. Noer, Nungki Kusumastuti, Bajaj Grup, Valentino, Thessa Kaunang, Sam Bimbo, Sigit Hardadi, Nana S. Patah 
Produksi: Squarebox and The Agency


Sinopsis:
Film Bebek Belur diangkat dari sebuah kisah dunia Cibebek yang sudah banyak dikenal orang, dimana dalam hidup sehari-hari muncul berbagai masalah termasuk masalah yang sangat lucu, menyedihkan, dan mengharukan, dengan berbagai jenis karakter di dalamnya

Seperti di dunia nyata, keseharian warga Cibebek penuh dengan kekocakan dan kesederhanaan, walaupun di tengah mereka sedang terjadi hal yang sangat penting dan berarti. Dengan sifat optimis, jujur , berani membela yang benar , dan dengan cara cerdas mereka dapat membatasi keinginan dan niat orang kaya yang telah termakan oleh napsu, karena mereka percaya bahwa putus asa bukanlah pilihan. Warga Cibebek selalu ingin memelihara kebahagiaan bersama, maka untuk melindungi keharmonisan desanya, sebagai ciri khasnya mereka selalu bisa tetap tertawa dan melakukan hal-hal lucu sambil mengatasi berbagai persoalan besar

Film Bebek Belur diiringi dengan musik yang cukup istimewa dengan kerjasama antara Band GIGI, Rumah Musik Harry Roesli, Sam Bimbo, dan DJ Nasa, di bawah pengarahan Aksan Sjuman

Melalui film ini, kisah dan perbuatan yang tidak lucu bisa jadi sangat lucu...katanya

Trailer:

Komentar:
Hmmmm... Deretan pemainnya.. Pemain lama semua.. :D Dan tidak sedikit dari nama-nama lama di atas yang merupakan pemain berkualitas.. Tapi kok trailernya????? Kenapa gue merasa akan dejavu lagi yaaaaa..

0 comments:

Blogger Template by Clairvo