Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

29.11.10

, , , , , , , , ,

[SEGERA] Susah Jaga Keperawanan di Jakarta - 2 Desember 2010

Share
Pemain: Masayu Anastasia, Aulia Sarah, Sarah Rizkya, Rifki Balwel, Indra Birowo, Tessy Srimulat
Sutradara: Joko Nugroho
Produksi: Sentra Film


Sinopsis
Di sebuah desa kecil bernama Kandang Jago, Srinthil (Masayu Anastasia) , punya mimpi hidup senang dan tinggal  di kota metropolitan. Cewek-cewek kampung yang lain cuma tertawa dengar impian Srinthil. Hanya Kunil (Sarah Rizkya)  dan Centini (Aulia Sarah) teman Srinthil yang bisa telaten jadi pendengar.  Mereka bertiga sudah berteman sejak kecil

Menolak perjodohan, tiga cewek kampung ini kabur ke kota dengan menumpang mobil pengangkut sayur.  Tiga sekawan sampai ke kota metropolitan. Mereka panik, karena tidak punya sanak saudara di kota, dan yang paling penting adalah : kehabisan duit

Nasib mempertemukan tiga sekawan ini dengan Berta (Indra Birowo), wanita jadi-jadian yang berprofesi sebagai germo. Ditawari pekerjaan sebagai PSK, ketiganya menolak. Namun masalah perut dan tempat tinggal tidak dapat menunggu. Akhirnya ke tiga sekawan itu menerima dengan satu persyaratan : Asal mereka tetap perawan

Para ”pemakai” jasa di wajibkan membayar dimuka, di kamar hotel Srinthil, Kunil dan Centini dengan segala muslihat  berusaha untuk ’mempertahankan diri’.  Hingga suatu hari insiden terjadi, seorang pelanggan mereka tewas dalam kamar hotel. Keberadaan ketiga sekawan itu sempat di ketahui karyawan hotel dan di laporkan ke polisi . Alhasil, foto mereka di sebar sebagai Buronan nasional. Tak hanya desa Kandang Jago yang gempar, seluruh negeri ini pun mengejar tiga sekawan yang di juluki penjahat kelamin

Dengan segala cara, Srintil, Kunil dan Centini berusaha membalikan nama baik mereka dan menunjukan kalau mereka hanya PSK boong-bongan


Trailer



Komentar
Judulnya panjang bener, cyiiinnn!! Hahahaha.. Entahlah, gue udah terlalu capek komentar sama film-film yang kayaknya ga bisa menemukan tema lain untuk menggambarkan kejamnya ibukota.. Tahun ini aja udah dimulai dengan Bidadari Jakarta. Terus filmnya Nayato ga keitung lagi jumlahnya berapa yang menggambarkan kejadian serupa..

0 comments:

Posting Komentar