Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

13.3.10

, , , , , , , ,

[SEGERA] 3 Hati (2 Dunia, 1 Cinta) - 1 Juli 2010

Share


Rilis: 1 Juli 2010
Pemain: Reza Rahardian, Laura Basuki, Arumi Bachsin, Henidar Amroe, Robby Tumewu
Sutradara: Benni Setiawan
Produksi: Mizan Productions


Sekilas tentang film







Jalinan cinta antara Rosid dan Delia terjadi kala mereka masih menjadi mahasiswa di sebuah kampus. Ketertarikan antara Rosid dan Delia bermula dari karakter yang dimiliki masing-masing. Rosid adalah pemuda nyentrik dengan rambut kribo yang ingin menjadi penyair. Sedangkan Delia adalah pemudi manis dan cenderunt pendiam yang kepincut dengan syair-syair Rosid.
Namun cerita cinta keduanya terhalang jurang yang tidak bisa merka lalui. Mereka berbeda agama. Rosid berasal dari keluarga Arab-Betawi Muslim yang kuat memegang kuat tradisi. Dan dalam diri Delia mengalir darah Manado yang Katolik. Cerita makin dramatis ketika orang tua mereka tidak menyetujui jalinan cinta terlarang itu.

untuk mengetahui pendapat saya tentang film ini, silahkan klik link REVIEW di bawah ini
REVIEW


Comment
Hmm! Menarik! Ada nama Reza Rahardian di sana. Laris manis karena penampilannya di Emak Ingin Naik Haji, dia memang menunjukkan dirinya adalah calon bintang baru Indonesia di masa depan. Pada awalnya gue agak bingung dengan maksud "2 dunia" di sini, apakah ini tentang hidup dan mati? Atau apa? Eh.. tapi ternyata setelah liat trailernya yang sangat menggugah ini, gw jadi tau apa maksud "2 dunia" ini.. 


Gw sangat tertarik dengan film dengan tema seperti ini, ingin tahu bagaimana penggarapannya.. Karena 1 tahun terakhir ini, ada beberapa film tentang tema perbedaan karena agama yang sudah diangkat ke layar lebar, yaitu Cin(T)a nya Sammaria Simanjuntak dan CINtA nya Steven Facius. Mungkin hasilnya nanti akan dibanding-bandingkan karena kesamaan cerita itu.. Tapi gw percaya, angle dan "tone" yg diambil pastilah berbeda.. Dari trailer nya aja keliatan kok.. :p


Oh iya btw, pilihan musik pengiring di trailernya mampu menggetarkan jiwa dan membuat gw ga sabar ingin menontonnya segera.. Sangat excited menyambutnya! Keliatannya 2010 bakal dipenuhi banyak film-film Indonesia bermutu..


Satu lagi, gw melihat secercah harapan di film ini.. Abis ngecek stats blog, ternyata film ini menjadi posting yg paling banyak dicari orang.. mencapai 40an hits per hari nya.. Hope that's a good sign.. :)



Trailer:

8 comments:

  1. Horeee Pertamax

    Akhirnya ketemu juga sesama blogger yang hobi film :D

    Salam kenal dari Blogger baru yang kebetulan hobi film juga :)

    Numpang naroh link blognya di blog ku yah :

    http://just-filmajah.blogspot.com

    mohon kritik dan saran dari sesepuh bloger disini :D

    makasih

    BalasHapus
  2. Sepertinya bagus yaa film ini, nanti nonton ahh.. :)

    BalasHapus
  3. hmpir mirip2 dikit ma kisah d buku 'the da peci code' by ben sohib
    nama t0k0hny jg rosyid,tp cewekny namanya delia

    hee..but it's ok
    kyknya ok jg neh film..

    BalasHapus
  4. Nikah itu bukan sekadar suka sama suka aja tanpa peduli lain2-nya. Nikah itu mulia di mata Pencipta dan mesti punya visi seperti membangun generasi penerus yang taat kepadaNya, peduli pada masyarakatnya. Nilai kebenaran tertinggi itu adalah milikNya. Maka ketika agama diabaikan, anak hasil pernikahan tersebut mau diajarkan apa? Nilai-nilai kebaikan yang tidak berdasar pada ketuhanan akan musnah. Nikah jangan egois lah, pikirin nasib anak Anda juga (termasuk dengan peduli pada kesehatan pasangan dan pendidikan) dan your own after life (akhirat). Hidup di dunia cuman numpang lewat!

    BalasHapus
  5. memang film ini diadaptasi dari 2 novel. salah satunya ya the da peci code itu

    BalasHapus
  6. menikah beda agama bukan berarti mengabaikan agama. namun bukan juga mengagungkan agama. harus ada pemikiran yang matang untuk mengambil keputusan, sama seperti menikah satu agama. anak mau diajari apa? tentunya tentang tuhan dan ajarannya mengenai kebaikan.. apa ada agama yang tidak mengajarkan tentang keduanya? pengikutnya aja yang menurut saya terlalu angkuh untuk mau terbuka mengakui bahwa tidak ada perbedaan kecuali dalam siapa yang menjadi tokoh setelah tuhan. toh bukan nabi yang kita sembah kan?
    film ini memang punya tema serupa dengan Cin[T]a, tapi menurut saya dia lebih berani dan tentunya tidak berusaha untuk pintar. lewat tokohnya kita diajak untuk melihat tidak pakai kacamata kuda, melihat lebih jernih dan jujur.

    BalasHapus
  7. filmnya keren abis...g bosen buat nonton walaupun udah beberapa kali

    BalasHapus
  8. arumi vs laura basuki
    keduanya cantik

    BalasHapus